BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan

Kapolda Banten: Pesta Rakyat Jadi Momentum Perkuat Kedekatan Polri dan Masyarakat

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Menghadiri Pesta Rakyat Yang Digelar Polres Serang Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Indonesia.


SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menghadiri pesta rakyat yang digelar Polres Serang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Undar Andir, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis (20/08). 


Kehadiran Kapolda Banten di tengah ribuan masyarakat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan kedekatan Polri dengan masyarakat. Warga dari 12 desa di Kecamatan Kragilan turut memeriahkan berbagai perlombaan tradisional, mulai dari balap karung, tarik tambang hingga panjat pinang.


Bagi Irjen Pol Hengki, kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri. Kecamatan Kragilan bukanlah wilayah yang asing baginya. Saat masih menjabat sebagai Kapolsek Kragilan pada 2006, Hengki pernah bersilaturahmi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Undar Andir.


“Ketika saya hadir di sini, saya mengenang masa lalu. Saya pernah bersilaturahmi dengan masyarakat Undar Andir ketika menjabat sebagai Kapolsek Kragilan pada tahun 2006,” ujar Hengki.


Menurutnya, pertemuan kembali dengan masyarakat setelah bertahun-tahun menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat hubungan emosional antara Polri dan warga.


“Saya tidak asing dengan masyarakat Kecamatan Kragilan. Karena itu, kehadiran saya di sini juga menjadi kesempatan untuk kembali bersilaturahmi dan bertemu dengan masyarakat,” katanya.


Hengki menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan membangun hubungan sosial dan kebersamaan bersama warga.


“Pesta rakyat ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini bisa mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan dan kesatuan antarwarga,” tuturnya.


Suasana semakin meriah saat perlombaan panjat pinang dimulai. Tiga batang pinang disiapkan dengan berbagai hadiah di bagian puncaknya. Para peserta tampak bekerja sama dan saling membantu untuk mencapai puncak.


Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi masyarakat, Kapolda Banten memberikan bonus uang sebesar Rp2 juta kepada masing-masing tim pemenang dari tiga batang pinang tersebut.


Hengki berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan sederhana seperti pesta rakyat dapat terus dipelihara, sehingga hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat dan harmonis.


“Semangat kebersamaan dan persatuan seperti ini harus terus kita jaga. Polri hadir bersama masyarakat, karena keamanan dan persatuan merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (Bidhumas)


(Red).

BNN Sumut Gagalkan Peredaran 92 Kg Ganja Jaringan Aceh-Medan, 2 Orang Ditangkap


Medan - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 92 kilogram yang merupakan jaringan lintas provinsi Aceh-Medan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap dua orang yang diduga berperan sebagai kurir dan penerima barang.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi adanya pengiriman ganja dari Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menuju Kota Medan pada (28/7/2026).


"Tim memperoleh informasi akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dari Gayo Lues menuju Medan menggunakan satu unit mobil," kata Tatar, Jumat (31/7/2026).


Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi kendaraan yang diduga membawa ganja pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Jamin Ginting, Desa Batu Layang, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.


Petugas kemudian menghentikan mobil Daihatsu Xenia berwarna silver bernomor polisi BK 1596 RS dan melakukan penggeledahan. Dari dalam mobil ditemukan tiga karung goni berisi 92 bungkus ganja dengan berat bruto sekitar 92 kilogram atau 92.960,3 gram.


"Ditemukan barang bukti berupa 92 kilogram narkoba jenis ganja, dan seorang tersangka berinisial J yang berperan sebagai kurir," ujarnya.


Setelah menangkap kurir, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan seorang pria berinisial SS alias U yang diduga sebagai penerima atau penyimpan barang. Tersangka ditangkap di depan minimarket di Simpang Deli Tua, Jalan Bunga Rampe IV, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.


Petugas kemudian menggeledah rumah tersangka di Perumahan River Valley Blok 44 Nomor 15, Jalan Bunga Rampe IV. Dari lokasi tersebut ditemukan satu bungkus plastik berisi ganja dengan berat bruto 7,2 gram.


"Seluruh barang bukti dan kedua tersangka kemudian dibawa ke Kantor BNNP Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas Tatar.


Dari pengungkapan di tiga lokasi tersebut, BNNP Sumut menyita barang bukti berupa 92 bungkus ganja dan satu bungkus plastik ganja dengan total berat bruto 92.967,5 gram. Selain itu, petugas juga menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta tiga unit telepon seluler milik para tersangka.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Atas perbuatannya, para tersangka terancam hukuman pidana penjara paling singkat enam tahun hingga pidana mati atau penjara seumur hidup.


BNNP Sumut memperkirakan penyitaan ganja seberat 92 kilogram tersebut menyelamatkan sekitar 18.500 jiwa generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan ketergantungan narkotika. (Red).

Polda Banten Hadiri Pelantikan DPW BAMAGNAS Provinsi Banten, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea, Menghadiri Pelantikan Dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Provinsi Banten, Senin (13/07/2026).

Serang - Polda Banten menghadiri kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Provinsi Banten bertempat di Pendopo Gubernur Provinsi Banten pada Senin (13/07). 


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Banten Dr. H.R. Achmad Dimyati Natakusumah, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea Ketua Umum DPP BAMAG Nasional Dr. Japarlin Marbun, Pengurus DPP BAMAG Nasional, serta Pengurus DPW BAMAG Nasional Provinsi Banten.


Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa Polda Banten menyambut baik pelantikan kepengurusan DPW BAMAGNAS Provinsi Banten sebagai wadah yang dapat mempererat persaudaraan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama.


"Kami mengucapkan selamat kepada pengurus DPW BAMAGNAS Provinsi Banten yang telah dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi jembatan dalam memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis," katanya.


Selanjutnya, Kombes Pol Maruli menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian dengan tokoh agama dan organisasi keagamaan merupakan salah satu kunci dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


"Sinergi yang baik antara kepolisian, tokoh agama, dan organisasi keagamaan, situasi kamtibmas di wilayah Banten akan tetap aman, damai, dan kondusif. Peran para tokoh agama sangat penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat," ujarnya. 


Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea berharap kolaborasi yang telah terjalin antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. 


"Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kita dapat bersama-sama menjaga Provinsi Banten tetap aman, damai, dan sejuk," tutupnya. (Red).

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Bedah Rumah Warga dan Salurkan 100 Paket Sembako

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Menyerahkan Paket Sembako Kepada Masyarakat Kampung Jagabaya, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Pada Selasaa (23/06/2026).

Serang - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Banten melaksanakan kegiatan bedah rumah tidak layak huni milik bapak Mohamad Sidik serta menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat yang bertempat di Kp. Jagabaya, Kel. Kemanisan, Kec. Curug Kota Serang pada Selasa (23/06) 


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, ASDA II Pemkot Serang Yudi Suryadi, Pejabat Utama Polda Banten, Bapak Mohamad Sidik, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat.”


"Tema ini menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian Polri harus memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya. 


Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa kegiatan bedah rumah merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.


"Ketika kita membantu menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan, sesungguhnya kita sedang membantu menghadirkan harapan baru bagi sebuah keluarga," jelasnya.


Lebih lanjut Kapolda menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus hadir dengan kepedulian, empati, serta semangat gotong royong terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.


“Kegiatan bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, kita ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan besar dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” lanjutnya.


Irjen Pol Hengki menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PT. Indah Kiat yang telah memberikan dukungan serta berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan bedah rumah tersebut.


“Sinergi yang terjalin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui kerja sama yang baik,” ucapnya.


Polda Banten juga menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Pembangunan rumah bagi keluarga Mohamad Sidik tersebut ditargetkan selesai dalam waktu tiga minggu, sehingga pada bulan Juli 2026 rumah yang lebih layak dan nyaman itu sudah dapat ditempati. 


Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengingat bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan bersama akan memberikan manfaat yang besar bagi sesama.


“Kehadiran kita akan menjadi pengabdian terbaik ketika mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya (Bidhumas).


(Red)

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Banten Wujudkan Harapan 25 Anak Melalui Operasi Bibir Sumbing

Polda Banten Menggelar Kegiatan Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing, Di Rumah Sakit Bhayangkara, Dalam Rangka Menyambut HUT Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026.

Serang – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara Tahun 2026, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Banten, Jalan Raya Serang–Pandeglang KM 2, Kota Serang, Kamis (18/06).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, serta Ketua Bhayangkari Daerah Banten dan pengurus Bhayangkari Daerah Banten. 


Sebanyak 25 anak penderita bibir sumbing dari berbagai wilayah di Provinsi Banten yang telah terdaftar mendapatkan layanan operasi secara gratis. Program ini merupakan bagian dari rangkaian bakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Banten sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.


Saat meninjau pelaksanaan operasi, Kapolda Banten menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum peringatan HUT ke-80 Bhayangkara.


“Dalam rangka 80 tahun pengabdian Polri untuk masyarakat pada HUT Bhayangkara ke-80, hari ini Polda Banten melalui Bidokkes Polda Banten melaksanakan operasi bibir sumbing kepada anak-anak yang telah datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten sebanyak 25 orang,” ujar Kapolda Banten.


Menurutnya, operasi bibir sumbing tidak hanya bertujuan memberikan bantuan kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak untuk tumbuh lebih percaya diri dan meraih masa depan yang lebih baik.


“Mudah-mudahan pelaksanaan operasi ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga yang putra-putrinya mengalami bibir sumbing. Tadi ada cerita bahwa salah satu anak pernah mendapatkan perundungan dari teman-temannya di sekolah hingga merasa minder. Semoga setelah operasi ini mereka tidak malu lagi, mereka menjadi lebih percaya diri untuk menjalani pendidikan maupun kehidupan mereka ke depannya,” ungkapnya.


Kapolda Banten juga berharap di usia ke-80 tahun, Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus memberikan manfaat yang nyata. “Semoga di ulang tahun ke-80 ini Polri semakin Presisi, Polri semakin bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.


Selain operasi bibir sumbing, Kapolda Banten menjelaskan bahwa masih terdapat berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya yang akan dilaksanakan dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-80, di antaranya donor darah dan khitanan massal yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026.


Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda Banten tidak hanya menghadirkan layanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi anak-anak penyandang bibir sumbing untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui aksi kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Bidhumas)


(Red).

Polda Banten Berikan Edukasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kampung Sukadana

Ditreskrimum Polda Banten Menggelar Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Serta Tindak Pidana Perdagangan Orang, Yang Digelar Di Kampung Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (11/06/2026).

Serang - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak, Polda Banten melalui Ditreskrimum Polda Banten menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kampung Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Kamis (11/06).


Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy, Kapolsek Kasemen Iptu Ahmad Nasihin, perwakilan BP3MI, Komnas Anak, serta masyarakat Kampung Sukadana.


Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak dari berbagai bentuk kejahatan.


"Melalui kegiatan ini kami memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan ikut berperan dalam pencegahannya," ujarnya. 


Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy menjelaskan bahwa perempuan dan anak masih menjadi kelompok yang rentan menjadi korban tindak kejahatan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 


"Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam memberikan perlindungan. Pengawasan dan perhatian terhadap anak harus terus ditingkatkan agar mereka tidak mudah menjadi korban maupun sasaran pelaku kejahatan," jelasnya. 


Diakhir, AKBP Irene Missy berharap masyarakat semakin paham pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak. 


"Sehingga dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana kekerasan maupun perdagangan orang di lingkungan masyarakat," tutupnya (Bidhumas).


(Red).

​BNN Bongkar Jaringan Narkoba Internasional WNA Rusia di Bali, Sita 7,8 Kg Hashis Asal Thailand

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Ist)


Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil membongkar jaringan narkotika internasional asal Rusia di Bali dengan menyita barang bukti berupa narkotika jenis hashish seberat 7,8 kilogram bruto. Narkoba tersebut diketahui berasal dari Thailand.


​Dalam operasi tersebut, tim gabungan BNN RI (Direktorat Interdiksi) bersama Bea Cukai berhasil mengamankan dua orang warga negara asing (WNA) asal Rusia, yakni seorang wanita berinisial KK (51) dan seorang pria berinisial SK (39).


​Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi intelijen mengenai adanya penyelundupan narkotika melalui jalur udara.


​“Tim gabungan BNN bersama Bea Cukai Soekarno-Hatta menerima informasi mengenai adanya sebuah koper mencurigakan yang dibawa oleh seorang penumpang dari Thailand dengan tujuan Jakarta,” ujar Komjen Suyudi, Sabtu (6/6/2026).


​Setelah dilakukan pemeriksaan, koper yang dibawa oleh penumpang wanita berinisial KK tersebut ternyata berisi narkotika jenis hashish seberat 7,8 kg. Mengetahui barang tersebut akan didistribusikan ke wilayah Bali, petugas kemudian melakukan strategi controlled delivery (penyerahan di bawah pengawasan) untuk memantau pergerakan pelaku.


​Pelaku KK terpantau melanjutkan perjalanan menuju Bali menggunakan mobil rental. Ia menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Setibanya di Bali, KK kemudian bertemu dengan seorang pria sesama WN Rusia, yakni SK, yang bertindak sebagai penjemput atau pengendali di lapangan.


​Namun, saat menyadari aksi mereka telah diendus oleh petugas, pelaku SK sempat mencoba melarikan diri dengan kendaraannya dan menurunkan KK beserta koper narkoba tersebut di kawasan Jalan Raya Bangli. Aksi kejar-kejaran antara petugas dan pelaku pun sempat terjadi sebelum akhirnya SK berhasil dibekuk di daerah Dusun Cingang, Bangli.


​Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan oleh pihak berwajib untuk pemeriksaan lebih lanjut. BNN menegaskan akan terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan narkotika internasional ini hingga ke akar-akarnya, termasuk memburu pelaku lain yang diduga masih bersembunyi di Bali. (Red)

Momentum Idul Adha 1447 H. 144 Hewan Kurban Polda Banten Disalurkan untuk Masyarakat

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Menyaksikan Prosesi Penyembelihan Hewan Kurban, Di Lapangan Tembak Polda Banten, Pada Rabu, (27/05/2026).

Serang – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyerahkan sekaligus menghadiri prosesi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di Lapangan Tembak Polda Banten pada Rabu (27/05).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigen Pol Hendra Wirawan, Ketua Bhayangkari Daerah Banten beserta pengurus Bhayangkari Daerah Banten, serta para Pejabat Utama Polda Banten.


Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Polda Banten menerima sebanyak 144 ekor hewan kurban yang terdiri dari 129 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 ekor sapi dan 2 ekor kambing telah didistribusikan untuk masyarakat dan pihak yang membutuhkan.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha mengandung nilai-nilai kehidupan yang sangat penting, mulai dari keimanan, ketakwaan, keikhlasan, rela berkorban hingga kepedulian sosial terhadap sesama.


“Keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang arti ketaatan kepada Allah SWT serta keikhlasan dalam menjalankan pengabdian,” ujar Kapolda Banten.


Dengan mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Iman, Takwa, Rela Berkorban, Dan Kepedulian Sosial Personel Polri,” Kapolda berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat semangat kebersamaan serta jiwa pengabdian seluruh personel Polri, khususnya Polda Banten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Sebagai anggota Polri, kita tidak hanya dituntut profesional dalam melaksanakan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial, empati, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat di sekitar kita. Nilai-nilai kurban inilah yang menjadi pengingat agar Polri selalu hadir dengan sikap yang humanis, tulus, dan penuh rasa kemanusiaan,” lanjutnya.


Kapolda Banten menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban tersebut merupakan bentuk partisipasi dan kebersamaan dari para Pejabat Utama dan personel Polda Banten serta instansi terkait. Nantinya, daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga besar Polri, fakir miskin, yatim piatu, dan masyarakat sekitar yang kurang mampu.


“Saya berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat berbagi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Karena pada hakikatnya, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” ungkapnya.


Diakhir sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan personel yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan penyembelihan hewan kurban dapat terlaksana dengan baik.


“Semoga seluruh amal ibadah dan pengorbanan yang dilakukan menjadi ladang pahala dan mendapat ridha dari Allah SWT. Mari kita terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengabdian, dan semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga Polri senantiasa hadir sebagai institusi yang dipercaya, dicintai, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Kapolda Banten. (Bidhumas).


(RED).

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Turnamen Tenis Perkuat Soliditas Antar Instansi

Polda Banten Menggelar Turnamen Tenis Di Lapangan UH Tennis Center, Di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80.

Serang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Banten menggelar Turnamen Tenis Lapangan yang berlangsung di Lapangan UH Tennis Center, Jalan Miyabon, Lingkungan Cibebek, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Jumat (22/05). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta memperkuat sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten.


Kegiatan pembukaan turnamen dihadiri langsung Gubernur Banten Andra Soni, bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, jajaran pejabat utama Polda Banten, unsur Forkopimda, KONI Provinsi Banten, Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah, serta ratusan peserta dari berbagai instansi di wilayah Banten. Sebanyak 160 peserta turut ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung mulai 22 hingga 26 Mei 2026.


Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten beserta jajaran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan kompetisi, namun juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta membangun semangat persaudaraan dan soliditas antar instansi di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.


Novriadi juga menambahkan bahwa melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini diharapkan hubungan kelembagaan dan komunikasi antar instansi semakin kuat sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.


Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni dalam mengatakan bahwa tenis lapangan bukan sekadar olahraga, namun juga sarana membangun disiplin, sportivitas, dan kebersamaan. “Saya menilai bahwa tenis lapangan bukan hanya sekadar olahraga, namun juga menjadi sarana yang mampu menyatukan semangat disiplin, sportivitas, kebersamaan, dan soliditas antar peserta. Melalui olahraga, kita dapat membangun komunikasi yang baik serta memperkuat hubungan antar instansi,” kata Andra Soni.


Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Banten atas dukungannya terhadap perkembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. “Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten yang telah memberikan dukungan besar terhadap pengembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. Bahkan saya menilai beliau sangat layak disebut sebagai ‘Bapak Tenis Provinsi Banten’ karena kepedulian dan dedikasinya dalam memajukan olahraga tenis di daerah ini,” ungkapnya.


Di kesempatan yang sama, Kapolda Banten menegaskan bahwa turnamen tenis lapangan merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi Polri, namun juga memperkuat sinergitas dan kebersamaan lintas sektor.


“Pelaksanaan turnamen tenis lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda Banten juga menekankan bahwa olahraga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter dan semangat juang. “Olahraga tenis lapangan bukan hanya sekadar ajang kompetisi, namun juga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, semangat juang, dan kerja sama yang baik. Saya berharap kegiatan ini mampu memperkuat kebersamaan dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Banten,” lanjutnya.


Melalui turnamen ini, seluruh peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi semangat fair play serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan solidaritas antar instansi. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud nyata sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah Provinsi Banten. (Bidhumas).


(Red).

Optimalkan Keamanan Swakarsa, Subdit Polmas Ditbinmas Polda Banten Gelar Pembinaan Pokdarkamtibmas

Subdit Polmas Ditbinmas Polda Banten, Menggelar Kegiatan Pembinaan Kepada Kelompok Sadar Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas), Selasa, (19/05/2026).

Serang – Dalam upaya memperkuat keamanan swakarsa dan meningkatkan sinergitas antara Polri dengan masyarakat, Subdit Polmas Ditbinmas Polda Banten menggelar kegiatan pembinaan kepada Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) pada Selasa (19/05).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Ditbinmas Polda Banten, pengurus Pokdarkamtibmas, serta perwakilan elemen masyarakat. Pembinaan ini bertujuan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Banten.


Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Ditbinmas Polda Banten menyampaikan bahwa Pokdarkamtibmas memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.


“Pokdarkamtibmas merupakan bagian penting dari pengamanan swakarsa yang membantu Polri dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Melalui kegiatan pembinaan ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat serta kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.


Selain mempererat sinergitas, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan sosial di lingkungan masing-masing.


Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional anggota Pokdarkamtibmas di lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sarana kontak secara simbolis berupa jam dinding berlogo Pokdarkamtibmas dan Polri kepada para pengurus yang hadir.


Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, diharapkan Pokdarkamtibmas semakin aktif dan solid dalam membantu tugas kepolisian menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Provinsi Banten. (ADV)

Kapolda Banten Pantau Langsung Penerimaan Terpadu Polri TA 2026, Tegaskan Seleksi Bersih dan Transparan

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Meninjau Langsung Proses Seleksi Penerimaan Terpadu Calon Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun Anggaran 2026.

Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melaksanakan pemantauan langsung kegiatan Penerimaan Terpadu Calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di SMA Negeri 3 Kota Serang pada Kamis (07/05).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Banten Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Yudha Satria, serta panitia pengawas internal maupun eksternal.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Banten meninjau secara langsung jalannya proses seleksi penerimaan terpadu guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur serta mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).


Kapolda Banten menjelaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara profesional dan terbuka, sehingga seluruh peserta dapat mengetahui hasil seleksi secara langsung pada hari yang sama melalui sistem one day service.

“Pelaksanaan penerimaan anggota Polri di Polda Banten dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. Selain itu, diterapkan pula prinsip one day service, sehingga peserta seleksi dapat langsung mengetahui hasil yang diperoleh pada hari itu juga,” ujar Hengki.


Lebih lanjut, Kapolda Banten menegaskan kepada seluruh panitia pengawas agar menjalankan tugas secara profesional dan menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung.

“Kami mengajak seluruh panitia pengawas internal maupun eksternal untuk bersama-sama mengawal proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 agar bebas dari praktik KKN. Dengan proses yang clear and clean, kita dapat mewujudkan Polri yang Presisi, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan,” tegasnya.


Selain melakukan pemantauan, Kapolda Banten juga memberikan motivasi kepada para peserta seleksi agar tetap percaya pada kemampuan diri sendiri dan mengikuti seluruh tahapan dengan semangat serta menjunjung tinggi sportivitas.


Penerimaan Terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Banten merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, serta berintegritas untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di masa mendatang. (Bidhumas).


(Red).

Cegah Narkoba di Sekolah, BNN Lantik 3.717 Sobat Ananda Bersinar

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Bersama Peserta Pelantikan Ananda Bersinar.

Jakarta - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melantik Sobat Ananda Bersinar dari SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta sebagai upaya pencegahan narkoba di lingkungan sekolah. Program ini menjadi bagian dari penguatan peran generasi muda dalam mewujudkan Indonesia bersih narkoba.


Diketahui, pelantikan Sobat Ananda Bersinar ini diikuti lebih dari 3.717 peserta, termasuk perwakilan sekolah rakyat. Peserta tersebut terdiri dari 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah.


Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro, menyampaikan bahwa program ini mengajak seluruh sekolah di DKI Jakarta untuk mengirim empat perwakilan siswa yang siap menjadi pelopor gerakan anti narkoba di sekolah.


"Para peserta yang dilantik ini disebut sebagai pionir Sobat Ananda Bersinar. Mereka diharapkan menjadi pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah," ujar Awang, dikutip dari YouTube resmi BNN, Rabu (6/5/2026).


Awang menerangkan bahwa pembentukan Sobat Ananda Bersinar didasarkan pada sejumlah data yang dihimpun. Data tersebut menunjukkan adanya ancaman nyata penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.


Berdasarkan hasil deteksi cek urin tahun 2025, dari 19.381 orang, terdapat ratusan siswa yang positif narkoba. Selain itu, terdapat pula siswa yang pernah menggunakan serta menyalahgunakan alkohol, vape, dan rokok sehingga menjadi sinyal merah bagi pemerintah.


Melalui permasalahan tersebut, BNN membentuk Sobat Ananda Bersinar dengan konsep peer educator atau teman sebaya. Awang menilai siswa cenderung lebih mendengarkan nasihat dari teman sendiri sehingga para peer educator diharapkan dapat menjadi agen perubahan untuk pencegahan narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat.


Sementara itu, Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, berharap Sobat Ananda Bersinar menjadi kekuatan dalam mendukung Indonesia Emas 2045 yang terbebas dari narkoba.


"Program ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan aksi nyata dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia agar bersih dari penggunaan narkoba," ujar Suyudi.


Menurut Suyudi, saat ini, pendekatan hukum yang keras dinilai tidak cukup untuk menyelesaikan masalah narkotika. Pemerintah perlu menggunakan pendekatan humanis melalui pendidikan dan pembinaan karakter sejak dini, salah satunya dengan Sobat Ananda Bersinar.


"Kita perlu menggunakan pendekatan humanis yang tentunya sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menempatkan permasalahan narkoba sebagai agenda utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter," ujarnya.


Suyudi berharap, selain siswa, guru juga berperan aktif dalam mengawasi lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bergerak sendiri dalam pencegahan dan penanggulangan narkoba sehingga membutuhkan dukungan dari masyarakat.


Selain pelantikan Sobat Ananda Bersinar 2026, BNN RI bersama BNNP DKI Jakarta dan satuan pendidikan juga menandatangani MoU sebagai komitmen memperkuat peran generasi muda dan lingkungan sekolah dalam mewujudkan Indonesia bersih narkoba. (Bidhumas)


(Red).

Kapolda Banten Hadiri May Day 2026, Tegaskan Pentingnya Sinergi untuk Stabilitas dan Kesejahteraan Buruh

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Di Kawasan Modern, Minggu (03/05/2026).

Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menghadiri kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2026 bersama aliansi serikat pekerja/serikat buruh Kabupaten Serang yang digelar di Lapangan depan PT. Samator, Kawasan Industri Modern. Pada Minggu (03/05). 


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolres Serang, perwakilan Danrem 064/MY melalui Dandim 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kistianto, Ketua DPK Apindo Kabupaten Serang Agus Supriadi, Koordinator Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kabupaten Serang, para pimpinan serikat pekerja/buruh, tokoh masyarakat, serta ratusan pekerja dan buruh.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi besar para pekerja dalam pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa buruh memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peringatan Hari Buruh Internasional yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi nyata para pekerja dalam menggerakkan roda pembangunan bangsa. Rekan-rekan buruh tidak hanya menjadi bagian dari proses produksi, tetapi juga merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan daya saing, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kebersamaan antar seluruh elemen, baik pekerja, pengusaha, maupun pemerintah, sebagai fondasi terciptanya hubungan industrial yang harmonis. “Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat kuatnya semangat solidaritas, kebersamaan, dan persatuan di antara seluruh elemen. Sinergi yang terjalin dengan baik inilah yang menjadi fondasi penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan berkelanjutan,” lanjutnya.



Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama peringatan May Day berlangsung. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kedewasaan bersama dalam menjaga stabilitas daerah. “Kami dari Polda Banten menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyelenggarakan kegiatan ini secara tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan. Situasi yang kondusif ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam membangun Banten yang aman, damai, dan produktif,” tegasnya.


Lebih lanjut, Kapolda Banten mengingatkan bahwa tantangan global dan dinamika ketenagakerjaan ke depan membutuhkan komitmen bersama, komunikasi yang kuat, serta kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan. “Di tengah dinamika global dan perkembangan zaman yang semakin kompleks, diperlukan komitmen bersama untuk terus memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta mengedepankan semangat kolaborasi dalam setiap langkah,” jelasnya.


Ia juga mengajak seluruh pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, serta mendorong terciptanya iklim kerja yang adil dan manusiawi. “Saya mengajak seluruh elemen buruh untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga profesionalisme, serta memperkuat etos kerja. Di sisi lain, seluruh pemangku kepentingan harus terus menciptakan iklim kerja yang sehat, adil, dan manusiawi,” tambahnya.


Selain itu, Kapolda Banten menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung aktivitas masyarakat, termasuk dunia industri dan ketenagakerjaan. “Polri akan senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.


Diakhir, Kapolda Banten mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum May Day sebagai penguat persatuan dan semangat kebersamaan.

“Saya mengucapkan selamat memperingati Hari Buruh Internasional Tahun 2026. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, mempererat persatuan, serta membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi kita semua,” pungkasnya. (Bidhumas).


(RED).

Simulasi Sispam Kota, Kesiapan Polda Banten Amankan May Day

Simulasi Pengamanan Kota (Sispam Kota) Di Gelar Polda Banten Di Lapangan Apel Polda Banten, Menjelang Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Serang - Dalam rangka menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, Polda Banten menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) bertempat di Lapangan Apel Polda Banten pada Senin (20/04).


Hadir dalam kegiatan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Kasrem 064/Maulana Yusuf Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, serta Pejabat Utama Polda Banten


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bertindak sebagai penanggung jawab, Karoops Polda Banten Kombes Pol Yofie Girianto Putro sebagai ketua pelaksana, dan Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Edi Suranta Sinulingga sebagai koordinator simulasi.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa simulasi yang dilaksanakan merupakan bagian dari kesiapan Polda Banten dalam menghadapi peringatan May Day. 


"Dalam simulasi ini diperagakan tahapan eskalasi situasi, mulai dari kondisi kondusif, provokasi, pelemparan terhadap petugas, hingga pengrusakan dan penjarahan oleh pengunjuk rasa, termasuk potensi penyusupan kelompok anarko seperti yang terjadi pada Agustus–September 2025," ujar Irjen Pol Hengki. 


Selanjutnya, Kapolda Banten mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kesiapan Polda Banten bersama pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait. 



"Kegiatan ini merupakan wujud kesiapan Polda Banten bersama pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait dalam memberikan rasa aman kepada para buruh, sekaligus memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, dan prosedur melalui Latihan Sispam Kota dalam pengamanan unjuk rasa, baik saat May Day maupun kegiatan lainnya," lanjut Kapolda Banten. 


Kapolda Banten menjelaskan bahwa pihaknya mengacu pada Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan, yang mengatur tahapan dalam pengamanan unjuk rasa. 


"Pengamanan unjuk rasa terdiri dari empat tahapan, yakni situasi hijau dengan pendekatan humanis oleh negosiator Polwan dan Dalmas awal, situasi kuning saat terjadi gangguan ringan yang ditangani dengan pengendalian diri dan Dalmas lanjut, situasi meningkat dengan penanganan oleh PHH Brimob, serta situasi merah atau anarkis yang ditindak tegas dan terukur oleh Brimob sesuai prosedur," jelas Irjen Pol Hengki. 


Irjen Pol Hengki menambahkan bahwa hasil rapat bersama serikat pekerja KSPSI hingga saat ini di wilayah Polda Banten tidak terdapat aksi unjuk rasa. 


"Sebagai gantinya, kami melaksanakan kegiatan positif seperti bakti kesehatan dan bakti sosial bersama TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan hiburan seperti mancing mania. Kegiatan ini digelar di Serang pada 3 Mei serta di Kabupaten Tangerang dan Kota Serang pada 2 atau 3 Mei. Selain itu, kami juga mengawal buruh yang berangkat ke Monas, Jakarta, pada 1 Mei agar arus lalu lintas tetap lancar dan situasi kondusif," tambahnya. 


Diakhir, Kapolda Banten menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Banten agar tidak mudah percaya terhadap berita hoaks. 


"Mari kita bersama-sama melakukan pengecekan informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Apabila membutuhkan klarifikasi, masyarakat dapat menghubungi call center pengaduan Polda Banten melalui nomor 110, kemudian tekan angka 0 untuk berbicara langsung dengan operator," tutupnya (Bidhumas).


(ADV).

240 Personel Diterjunkan, Laga Dewa United vs Persib di Banten International Stadium Digelar Tanpa Penonton

Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno, Menginstruksikan Kepada 240 Personel  Pengamanan Pertandingan Antara Dewa United FC Melawan Persib Bandung, Berjalan Aman Dan Kondusif.

Serang – Polda Banten bersama Polresta Serang Kota melaksanakan pengamanan pertandingan kompetisi sepak bola BRI Super League 2025/2026 antara Dewa United FC melawan Persib Bandung yang digelar di Banten International Stadium pada Senin (20/04).


Pengamanan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Banten, dengan melibatkan sekitar 240 personel gabungan yang ditempatkan di berbagai titik strategis, pintu masuk, jalur lalu lintas, hingga pengamanan VIP. 


Pertandingan tersebut digelar tanpa kehadiran penonton sebagai langkah antisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Selain itu, seluruh personel yang terlibat pengamanan dibekali dengan perlengkapan serta ditekankan untuk tidak membawa senjata api maupun gas air mata, guna mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan pertandingan. 


Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal guna memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif. “Pengamanan ini kami laksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh fungsi terkait, baik pengamanan terbuka maupun tertutup. Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Winarno.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan, termasuk tidak datang ke lokasi stadion. “Kami mengimbau kepada seluruh penonton agar tidak hadir di stadion dan tetap mendukung dari rumah, demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.


Dengan sinergi antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pertandingan antara Dewa United FC dan Persib Bandung dapat berlangsung dengan aman serta memberikan hiburan yang positif bagi masyarakat. (Bidhumas).


(Adv).

Polda Banten Bongkar Praktik Ilegal Pemindahan LPG 3 Kg ke 12 Kg, Tiga Pelaku Diamankan

Wadirreskrimsus Polda Banten AKBP Bronto Budiyono, Di Dampingi Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Dhoni Erwanto, Dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Maryadi, Melakukan Press Conference Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan LPG Bersubsidi 3 KG Di Kabupaten Lebak.

Serang – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten melalui Subdit IV Tipidter berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan LPG bersubsidi 3 kilogram di wilayah Kabupaten Lebak.


Pengungkapan tersebut disampaikan oleh Wadirreskrimsus Polda Banten AKBP Bronto Budiyono didampingi Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Dhoni Erwanto serta Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi.


AKBP Bronto Budiyono menjelaskan bahwa kasus ini terungkap pada Selasa, 14 April 2026 di Kampung Pasir Waru, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak. “Kami berhasil mengamankan tiga orang tersangka berinisial AR (36), KR (25), dan AZ (24) yang melakukan penyalahgunaan LPG subsidi 3 kg dengan cara memindahkan isi gas ke tabung LPG 12 kg,” ujar Bronto saat Press conference pada Rabu (15/04). 


Dijelaskan bahwa praktik ilegal tersebut telah berlangsung selama kurang lebih enam bulan di sebuah gudang pangkalan LPG milik tersangka AR. Dalam sehari, para pelaku mampu memproduksi sekitar 80 tabung LPG 12 kg hasil pemindahan ilegal.


“Modus operandi para pelaku adalah dengan memindahkan isi dari empat tabung LPG 3 kg ke dalam satu tabung LPG 12 kg, kemudian dijual dengan harga non-subsidi. Mereka membeli LPG 3 kg seharga Rp16.000 per tabung dan menjual LPG 12 kg seharga Rp120.000 per tabung,” jelasnya.


Lebih lanjut, Bronto menyampaikan bahwa LPG 3 kg tersebut berasal dari jatah pangkalan milik tersangka sendiri, sehingga penyalahgunaan ini berdampak langsung terhadap distribusi LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak.


Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian sebesar Rp626.342.400.


Sementara itu, Kompol Dhoni Erwanto menambahkan bahwa peran masing-masing tersangka berbeda. “Tersangka AR berperan sebagai pemilik pangkalan sekaligus pelaku penyuntikan gas, sedangkan KR dan AZ bertugas sebagai sopir dan kenek yang mendistribusikan LPG hasil oplosan tersebut,” ungkap Dhoni.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua unit kendaraan, alat suntik regulator, alat suntik jenis tombak, timbangan, serta ratusan tabung LPG 3 kg dan 12 kg.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah, dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.


Di tempat yang sama, AKBP Meryadi menyampaikan bahwa Polda Banten berkomitmen untuk terus mengawasi distribusi LPG subsidi agar tepat sasaran. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik penyalahgunaan LPG subsidi dan segera melaporkan apabila menemukan adanya indikasi pelanggaran,” tutupnya. (Bidhumas).


(Adv).

Kapolda Banten Resmikan Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi, Wujudkan Akses dan Harapan Baru Masyarakat

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Di Sambut Warga Saat Resmikan Ground Breaking Jembatan Merah Putih Persisi Polres Serang, Di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Rabu, (15/04/2026).


Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meresmikan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polres Serang yang dilaksanakan di Kp. Sadea RT 011/005, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang pada Rabu (15/04).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ketua Umum MUI Provinsi Banten A. Bazari Syam, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, serta unsur Muspika Kecamatan Jawilan.


Peresmian pembangunan jembatan ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta menunjang aktivitas masyarakat.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis, mengingat Kampung Sadea, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan merupakan wilayah yang terpisah oleh sungai sehingga akses masyarakat selama ini sangat terbatas dan menjadi satu-satunya jalur penghubung antar kampung. “Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada percepatan konektivitas wilayah, peningkatan keselamatan, serta kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Kapolda.


Kapolda menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi strategis bagi masa depan masyarakat. “Pembangunan ini adalah investasi bagi anak-anak kita, agar mereka dapat mengakses pendidikan dengan lebih aman, mudah, dan layak. Ini juga merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan solusi atas kebutuhan dasar, khususnya aksesibilitas, keselamatan, dan peningkatan kesejahteraan,” lanjutnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat Polri Presisi, yaitu prediktif, responsif, serta transparansi berkeadilan.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai problem solver bagi masyarakat. Saya mengapresiasi jajaran Polres Serang dan seluruh pihak yang telah berinisiatif serta berkolaborasi dalam merencanakan pembangunan ini,” tambah Kapolda.


Mengakhiri sambutannya, Kapolda berharap pembangunan ini menjadi awal dari harapan baru bagi masyarakat serta mengajak seluruh pihak untuk turut mengawal proses pembangunan. “Groundbreaking ini menjadi simbol dimulainya harapan baru bagi masyarakat. Untuk itu, saya mengajak seluruh pihak agar bersama-sama mengawal pembangunan ini hingga selesai, serta menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun demi kepentingan bersama,” tutupnya. (Bidhumas).


(Adv).

Biro SDM Polda Banten Sosialisasikan Penerimaan Polri 2026 Melalui Talkshow di Radio Megaswara FM

Paursubbagdiapers Biro SDM Polda Banten Iptu Eka Trisnowati, Sosialisasikan Penerimaan Anggota Polri 2026 Kepada Masyarakat, Melalui Radio Megaswara FM.

Serang – Biro SDM Polda Banten terus menggencarkan sosialisasi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program talkshow di Radio Megaswara FM, yang dipandu oleh penyiar Mba Icha pada Senin (16/03). 


Dalam talkshow tersebut, Paursubbagdiapers Biro SDM Polda Banten Iptu Eka Trisnowati hadir sebagai narasumber untuk memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat mengenai proses penerimaan anggota Polri tahun 2026.


Pada kesempatan tersebut, Iptu Eka Trisnowati menyampaikan bahwa Polri telah membuka penerimaan anggota Polri yang meliputi jalur Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, serta Tamtama Polri. Proses pendaftaran dan verifikasi dilaksanakan mulai 9 hingga 30 Maret 2026 melalui pendaftaran online di website resmi Polri serta verifikasi di Polres setempat.


“Melalui talkshow ini kami ingin memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Banten yang berminat untuk bergabung menjadi anggota Polri,” ujar Iptu Eka Trisnowati.


Ia juga menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta tidak dipungut biaya apapun.


“Penerimaan anggota Polri ini gratis. Kami mengingatkan kepada masyarakat agar tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seleksi dilakukan secara transparan dan tanpa calo,” jelasnya.


Dalam talkshow yang berlangsung interaktif tersebut, penyiar Radio Megaswara FM Mba Icha juga mengajak para pendengar untuk memanfaatkan kesempatan tersebut serta mempersiapkan diri sejak dini jika ingin mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri.


Selain itu, masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat mengakses website resmi penerimaan.polri.go.id atau melalui media sosial resmi penerimaan Polri Polda Banten.


Melalui kegiatan sosialisasi di media radio ini, diharapkan informasi terkait penerimaan Polri Tahun 2026 dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas sehingga semakin banyak putra-putri terbaik daerah yang tertarik untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri. (Bidhumas)


(Adv).

Kapolda Banten Cek Kesiapan Jalur di Pelabuhan KBS dan Merak Jelang Ops Ketupat Maung 2026

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Memastikan Kesiapan Pengamanan Arus Mudik Dan Balik Lebaran 2026, Melaksanakan Pengecekan Langsung Kesiapan Jalur Operasi Ketupat Maung 2026, Di Daerah Hukum Polres Cilegon.

Cilegon – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melaksanakan pengecekan langsung kesiapan jalur Operasi Ketupat Maung 2026 di daerah hukum Polres Cilegon dengan rute Pelabuhan KBS hingga Merak pada Rabu (04/03).


Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan serta Pejabat Utama (PJU) Polda Banten. Pengecekan difokuskan pada kesiapan jalur utama menuju pelabuhan, titik-titik rawan kepadatan, serta kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran di wilayah hukum Polda Banten. 


Dalam keterangannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa secara umum kesiapan sudah berjalan baik dan saat ini tinggal tahap perapian sebelum pelaksanaan gelar pasukan. “Hari ini kami melakukan pengecekan langsung di empat pelabuhan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi dengan seluruh stakeholder. Secara umum sudah siap, tinggal perapian-perapian dan kami pastikan sebelum gelar pasukan tanggal 12 semuanya optimal,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda menjelaskan bahwa Polda Banten telah menyiapkan pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), serta pos terpadu yang melibatkan unsur TNI-Polri, SAR, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar, Polairud, Brimob, hingga instansi terkait lainnya.

“Kami juga menyiapkan pos terpadu penanggulangan bencana untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, laka laut, maupun kondisi darurat lainnya. Walaupun kita berharap tidak terjadi, namun kesiapsiagaan harus tetap maksimal,” tegasnya.


Untuk mengantisipasi antrean panjang akibat cuaca atau tingginya gelombang, Polda Banten telah menyiapkan sistem delaying dan buffer zone di sejumlah titik seperti KM 43, KM 68, Indah Kiat, Wilmar, serta kawasan Bojonegara dan Jalur Lingkar Selatan (JLS).


Diakhir, Kapolda Banten mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di Polda, Polres, maupun Polsek jajaran dengan membawa fotokopi STNK.

“Kami membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang mudik. Cukup membawa fotokopi STNK, kendaraan akan kami amankan dan diberikan tanda terima. Layanan ini sudah bisa dimanfaatkan mulai sekarang,” pungkasnya.


Dengan pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah Polda Banten dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif. (Bidhumas).


(Red).