Pemerintahan
Pemerintahan/block-5
Hukum
Hukum/block-3
Pariwisata
Pariwisata/block-3
![]() | |
|
SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Banten, Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd., pada Rabu (04/11/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan organisasi keagamaan serta tokoh masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Banten didampingi Dirintelkam Polda Banten Kombes Pol Wirasto Adi Nugroho, Kabidkeu Polda Banten Kombes Pol Seffy Oktavia Brahma, serta Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan para tokoh agama sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat sinergi dengan para ulama serta tokoh agama. Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terpelihara sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Banten.
Sementara itu, Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd. menyambut baik kunjungan Kapolda Banten beserta jajaran. Menurutnya, silaturahmi antara kepolisian dan organisasi keagamaan merupakan langkah positif dalam mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang harmonis demi terciptanya masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.
“Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi Kapolda Banten beserta jajaran. Hubungan yang baik antara kepolisian dan organisasi keagamaan perlu terus dijaga karena keduanya memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Kami berharap komunikasi dan sinergi seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Kapolda Banten berharap sinergi antara Polri, organisasi keagamaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Provinsi Banten.
Polda Banten berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dan kemitraan dengan tokoh agama, organisasi keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat sebagai upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif (Bidhumas).(Red)
![]() |
| Buka Nusantara Livestock dan Poultry Expo, Gubernur Andra Soni Paparkan Upaya Perkuat Ketahanan Pangan. |
Buka Nusantara Livestock dan Poultry Expo, Gubernur Andra Soni Paparkan Upaya Perkuat Ketahanan Pangan.Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk membangun ketahanan pangan. Menurutnya, ketahanan pangan adalah memastikan rakyat memperoleh pangan yang cukup, bergizi, terjangkau dan berkelanjutan.
"Ketahanan pangan adalah kedaulatan ekonomi, keberlangsungan hidup petani dan peternak, serta kemampuan bangsa mengelola sumber daya dan teknologinya sendiri," kata Andra Soni dalam sambutannya pada Nusantara Livestock dan Poultry Expo 2026 di ICE BSD City Kabupaten Tangerang, Rabu (4/11/2026).
Andra Soni menjelaskan, untuk mencapai ketahanan pangan, Pemprov Banten terus meningkatkan sarana dan prasarana pertanian. Pada tahun 2025, Pemprov Banten berhasil membangun tujuh daeah irigasi sepanjang 6,90 kilometer.
"Irigasi ini mampu mengairi 881,28 hektare. Sedangkan anggaran yang gelontorkan sebesar Rp48,91 miliar," kata Andra Soni.
Untuk upaya membangun ketahanan pangan, Pemprov Banten mendapat bantuan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Bantuan tersebut mampu membangun 12 daerah irigasi sepanjang 81,80 kilometer yang mampu melayani sekitat 9.259 hektare.
"Hasilnya, alhamdulillah, indeks layanan irigasi Banten meningkat dari 52,5 persen menjadi 62,45 persen," tutur Andra Soni.
Selain itu, untuk membangun ketahanan pangan dilakukan dengan membangun konektivitas dari sawah ke pasar. Melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra merupakan infrastruktur ekonomi yang menekan biaya angkut, mempercepat distribusi, mengurangi kehilangan hasil dan meningkatkan posisi tawar petani.
"Pada tahun 2025, Pemprov Banten berhasil membangun 62 ruas jalan dan satu jembatan sepanjang 71 kilometer dan pada tahun 2026 dilanjutkan dengan membangun 33 ruas jalan desa sepanjang 46,71 kilometer," papar Andra Soni.
Dalam kesemapatan tersebut, Andra Soni menyambut Nusantara Livestock dan Poultry Expo 2026. Ia berharap kegiatan tersebut, dapat melahirkan kerja sama yang konkret, investasi baru, alih teknologi dan kemitraan.
"Semoga kegiatan ini bermanfaat besar bagi petani," ujar Andra Soni.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sudaryono mengatakan, pertanian harus diarahkan menjadi industri modern yang mampu menghasilkan produk secara efisien, berkelanjutan, dan memiliki daya saing.
"Untuk itu, pengembangan pertanian dan peternakan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola produksi konvensional," kata Sudaryono dalam sambutannya.
Sudaryono yang juga menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) optimis, pasar pertanian Indonesia akan mengalami perkembangan positif. Sudaryono menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri pertanian dalam negeri.
"Permintaan hasil pertanian akan meningkat setelah ada program MBG," tutur Sudaryono.
Sebagai informasi Nusantara Livestock.& Poultry Expo 2026 akan berlangsung pada 4 sampai dengan 7 November 2026. Pembukaan acara dilaksanakan dengan melakukan gunting pita oleh Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono, Gubernur Banten yang juga Ketua DPD HKTI Banten Andra Soni, Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad, dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah.(Red)
![]() |
| Kapolda Banten Tunjukkan Kepedulian, Jenguk Anggota Sat PJR di Lebak. |
LEBAK – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anggota, Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. mengunjungi kediaman Briptu Wahyu, anggota Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Polda Banten yang terkena Laka Lantas Tabrak Lari di ruas Toll Rangkasbitung-Panimbang. Kegiatan tersebut bertempat di Kampung Ciuyah, RT/RW 001/006, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, pada Rabu (04/11).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten didampingi PJU Polda Banten, Kapolres Lebak AKBP Arninsi, Kasat PJR Polda Banten AKBP Syamsul Bahri, A.Md.
Pada kunjungan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan doa dan harapan agar Briptu Wahyu segera diberikan kesembuhan, pulih seperti sediakala, serta dapat kembali menjalankan aktivitas dan tugas kedinasan.
Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas. Personel diingatkan agar senantiasa menjaga kondisi fisik maupun mental, memperhatikan waktu istirahat, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh sedang lelah atau kurang sehat.
“Jangan terlalu memaksakan diri dalam bekerja. Setiap anggota harus memahami kemampuan dan kondisi fisiknya masing-masing. Kesehatan harus menjadi perhatian utama agar kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Kapolda Banten.
Lebih lanjut, Kapolda Banten juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas, meningkatkan kewaspadaan, berhati-hati, serta mematuhi prosedur keselamatan guna menghindari terjadinya kecelakaan dalam bertugas.
Selain kesehatan fisik, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental, menghindari stres, serta memberikan waktu istirahat yang cukup agar setiap personel tetap prima dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas.
Melalui kunjungan tersebut, Kapolda Banten berharap dapat memberikan semangat dan motivasi kepada Briptu Wahyu beserta keluarga. Kepedulian dan perhatian pimpinan terhadap anggota diharapkan semakin memperkuat rasa kekeluargaan, solidaritas, serta kebersamaan di lingkungan Polda Banten. (Bidhumas).(Red)
![]() |
| Polda Banten Kerahkan 200 Personel Gabungan Amankan Laga Dewa United vs Persita. |
SERANG – Polda Banten bersama Polresta Serang Kota mengerahkan sebanyak 200 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2026/2027 antara Dewa United Banten FC melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Selasa (03/11).
Ratusan personel gabungan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area VIP, jalur penonton, pengaturan lalu lintas, hingga tim evakuasi dan kesehatan. Pengamanan melibatkan unsur Polda Banten, Polresta Serang Kota, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabagops Polresta Serang Kota Kompol Andi Suherman. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola bukan merupakan kegiatan rutin, melainkan harus dilaksanakan berdasarkan analisis intelijen, evaluasi pengamanan sebelumnya, serta potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lapangan.
“Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab sesuai ploting masing-masing. Setiap pergerakan harus berdasarkan komando yang jelas, dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan kesatuan tindakan agar situasi tetap terkendali,” tegas Kompol Andi Suherman.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan para perwira pengendali dalam memonitor perkembangan situasi secara langsung. Setiap informasi mengenai potensi gangguan keamanan harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi berjenjang, sehingga personel dapat bergerak cepat dan tepat sesuai tingkat eskalasi di lapangan.
Selain itu, pengamanan pintu masuk stadion diperketat melalui pemeriksaan tiket, barang bawaan, serta screening dan body checking secara berlapis. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya penonton tanpa tiket maupun barang-barang yang dilarang, seperti senjata tajam, benda berbahaya, flare, korek api, dan benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.
Pengaturan penempatan personel juga disesuaikan dengan pola pengamanan yang telah dievaluasi. Personel Brimob dan Samapta disiagakan pada titik-titik strategis untuk memperkuat pengamanan pintu masuk, area luar stadion, serta mengantisipasi kemungkinan peningkatan eskalasi gangguan keamanan.
Pengaturan arus kendaraan dan area parkir turut menjadi perhatian guna memastikan pergerakan penonton tetap tertib dan tidak menghambat akses petugas maupun jalur evakuasi. Sementara itu, akses keluar-masuk pemain, ofisial, dan tamu VIP diatur secara terpisah dari jalur penonton.
Kompol Andi Suherman mengingatkan seluruh personel agar senantiasa disiplin, responsif, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta setiap unsur pengamanan menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan serta menghindari tindakan individual di luar komando.
Melalui pengamanan terpadu tersebut, Polda Banten bersama Polresta Serang Kota berkomitmen memastikan pertandingan Dewa United Banten FC melawan Persita Tangerang berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga para pemain maupun suporter dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.(Red)
![]() |
| RSUD Kota Serang berkolaborasi dengan Untirta. |
Penetapan tersebut menjadi langkah untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis melalui pengalaman praktik klinis secara langsung di lingkungan rumah sakit. Kerja sama ini juga diharapkan memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. A. Humariadi, mengatakan keterlibatan rumah sakit sebagai jejaring praktik PPDS merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Menurutnya, rumah sakit memiliki peran penting tidak hanya dalam memberikan pelayanan kepada pasien, tetapi juga mendukung proses pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga medis.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap RSUD Kota Serang dapat menjadi tempat pembelajaran klinis yang mendukung peningkatan kompetensi peserta PPDS. Dengan begitu, mereka memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan dan pengalaman dalam menangani berbagai kasus kesehatan sesuai bidang spesialisasi,” ujarnya.
Humariadi menjelaskan, kegiatan praktik klinis dapat menjadi sarana bagi peserta PPDS untuk mengembangkan kompetensi profesional, keterampilan medis, serta kemampuan mengambil keputusan berdasarkan kondisi pasien.
Selain itu, kolaborasi dengan Untirta diharapkan membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengembangan ilmu kedokteran. Sinergi antara tenaga medis dan institusi pendidikan juga dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit.
Ia menegaskan, pengembangan pendidikan kedokteran tersebut tetap harus mengutamakan keselamatan pasien dan mutu pelayanan. Seluruh kegiatan praktik klinis harus dilaksanakan sesuai standar profesi, ketentuan pendidikan kedokteran, serta aturan yang berlaku.
Upaya tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Haji Budi Rustandi agar RSUD Kota Serang terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Keberadaan RSUD Kota Serang sebagai rumah sakit jejaring praktik PPDS diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan dokter spesialis. Peserta didik dapat memperoleh pengalaman klinis, sementara rumah sakit memiliki kesempatan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pelayanan dan penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi kedokteran.
Humariadi berharap kerja sama dengan Untirta dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas tenaga medis.
“Harapan kami, sinergi ini tidak hanya mendukung proses pendidikan dokter spesialis, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pengembangan pelayanan kesehatan. Keselamatan pasien dan kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, RSUD Kota Serang berkomitmen mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan kedokteran sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Dengan demikian, kolaborasi antara RSUD Kota Serang dan Untirta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan kedokteran serta masyarakat Kota Serang dan sekitarnya. (ADV)
SERANG — Pemerintah Kota Serang terus mendorong masuknya investasi baru dengan menawarkan sejumlah peluang usaha kepada calon investor. Salah satunya melalui dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) Industri Pengolahan Tepung Ikan yang telah disiapkan dan dipromosikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang.
Upaya tersebut dilakukan sesuai arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi yang mendorong pengembangan potensi daerah dan peningkatan investasi untuk menggerakkan perekonomian serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Kepala DPMPTSP Kota Serang, Dulbarid, mengatakan penawaran IPRO menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkenalkan peluang usaha kepada dunia investasi. Melalui dokumen tersebut, calon investor dapat memperoleh informasi mengenai potensi proyek dan berbagai aspek pendukung sebelum mengambil keputusan untuk menanamkan modal.
Industri Pengolahan Tepung Ikan menjadi salah satu peluang investasi yang ditawarkan karena memiliki potensi pengembangan usaha berbasis sumber daya perikanan. Sektor ini juga berpeluang mendukung rantai industri pangan dan pakan ternak, sekaligus membuka kegiatan ekonomi baru di Kota Serang.
Dulbarid menjelaskan, pemerintah daerah terus memperkenalkan peluang tersebut kepada calon investor melalui berbagai kegiatan promosi dan perluasan jejaring kerja sama. Ketertarikan investor terhadap proyek ini mulai terlihat sehingga komunikasi dan tindak lanjut penjajakan terus dilakukan.
Selain menyiapkan dokumen peluang investasi, DPMPTSP Kota Serang aktif mempromosikan potensi daerah. Pada Juli lalu, DPMPTSP turut mempromosikan IPRO Industri Pengolahan Tepung Ikan dan potensi daerah Kota Serang dalam Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan untuk memperluas jejaring kerja sama.
Menurut Dulbarid, promosi investasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar potensi yang dimiliki Kota Serang semakin dikenal oleh pelaku usaha. Terlebih, Kota Serang memiliki sejumlah peluang pengembangan bisnis di sektor perdagangan, jasa, kuliner, perhotelan, serta berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat.
Kedudukan Kota Serang sebagai pusat pemerintahan Provinsi Banten juga menjadi salah satu nilai strategis bagi dunia usaha. Aktivitas pemerintahan dan pertumbuhan pasar perkotaan membuka peluang bagi pengembangan berbagai sektor bisnis.
Dari sisi pelayanan, Pemkot Serang mengusung Serang One Stop Services (SOSS) sebagai pendekatan pelayanan perizinan yang terintegrasi. Penerapan sistem perizinan berusaha melalui Online Single Submission (OSS) juga menjadi bagian dari upaya memberikan kemudahan akses bagi pelaku usaha sesuai ketentuan yang berlaku.
Dulbarid menambahkan, promosi peluang investasi perlu didukung pelayanan perizinan yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi pelaku usaha. Dengan demikian, calon investor dapat memperoleh informasi sekaligus menindaklanjuti rencana bisnisnya di Kota Serang.
Masuknya investasi diharapkan memberikan dampak langsung maupun tidak langsung bagi masyarakat. Selain membuka lapangan kerja, kegiatan usaha baru juga berpotensi mendorong pertumbuhan usaha pendukung dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.
Melalui promosi IPRO Industri Pengolahan Tepung Ikan, Pemkot Serang berharap semakin banyak investor yang tertarik menjajaki peluang usaha di Kota Serang. Langkah ini sekaligus menjadi upaya mendorong pengembangan sektor industri dan memperkuat pertumbuhan ekonomi Kota Serang secara berkelanjutan. (ADV)
![]() |
| Pemprov Banten Bidik Potensi Ekonomi Syariah. |
Pemprov Banten Bidik Potensi Ekonomi Syariah, Wagub Dimyati Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen penuh untuk memperkuat peran KDEKS di wilayahnya.
Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat membuka Rapat Koordinasi KDEKS Provinsi Banten di Aula Bappeda Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (3/11/2026). Menurutnya, KDEKS memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian daerah, terutama di sektor ekonomi syariah.
Peran tersebut harus dioptimalkan karena pembangunan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan oleh Pemprov Banten semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pemangku kepentingan, akademisi, media, dan masyarakat harus diwujudkan,” ujar Wagub Dimyati.
Wagub Banten berharap KDEKS mampu menjadi motor penggerak perputaran ekonomi Banten. Ia mencontohkan penerapan ekonomi syariah di Malaysia yang terbukti mampu meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) negaranya.
“Saya berharap, melalui sinergi bersama, semua itu dapat kita wujudkan. Terlebih lagi, Banten sudah memiliki modal utama dalam menerapkan ekonomi syariah, yakni kondisi sosial dan perekonomian daerahnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Harian KDEKS Provinsi Banten, Siti Ma’rifah, menambahkan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kekuatan ekonomi syariah di Indonesia. Potensi tersebut sangat luas, meliputi aspek demografis dan geografis, serta ekosistem halal seperti wisata, kuliner, mode (fashion) muslim, ekosistem pesantren, keuangan, pembayaran digital, hingga gaya hidup halal.
“Sistem ekonomi syariah merupakan hal yang harus kita hadirkan bagi masyarakat Banten yang dikenal religius. Nilai-nilai keadilan dan kejujuran di dalamnya menjadi modal utama kita,” tuturnya.
Menurut Ma’rifah, seluruh program KDEKS terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah, serta sejalan dengan program strategis dan prioritas pemerintah.
“Kami akan terus bergerak untuk menyosialisasikan dan menerapkan ekonomi syariah di Provinsi Banten,” pungkasnya.(Red)
COPYRIGHT © BeritaGlobal.co.id