Pemerintahan
Pemerintahan/block-5
Hukum
Hukum/block-3
Pariwisata
Pariwisata/block-3
Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Menyerahkan Bantuan Kepada Masjid Yang Ada Di Kampoeng Ramadan Graha Mutiara Permai (GMP) 2, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah membuka Kampoeng Ramadan Graha Mutiara Permai (GMP) 2, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (23/2/2026). Menurut Dimyati, Ramadan merupakan bulan keimanan, kesabaran, kepedulian sosial, kekeluargaan, dan kedisiplinan.
Pada bulan Ramadan ini, Dimyati mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dimyati mengatakan, orang yang dimuliakan Allah SWT dan diangkat harkat serta martabatnya bukanlah orang yang banyak hartanya atau tinggi pangkatnya.
“Ramadan adalah bulan bagi kita untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan," katanya.
Menurut Dimyati, Ramadan juga merupakan bulan kepedulian sosial. Oleh karena itu, di bulan Ramadan masyarakat diharapkan saling bantu-membantu dengan memperbanyak zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ramadan adalah bulan kesabaran dan menjadi momentum untuk melatih kesabaran.
“Ganjarannya beribu-ribu kali lipat dari Allah. Apa yang kita sedekahkan di bulan Ramadan, Insya Allah rezekinya akan dilipatgandakan,” katanya.
Di bulan suci ini, ia mengapresiasi sifat kekeluargaan yang ditunjukan oleh Graha Mutiara Permai 2. Kampoeng Ramadan yang digagas menunjukan komitmen kekeluargaan masyarakatnya. Hal ini terlihat dari kegiatan berbagi takjil gratis, saling tolong-menolong, serta berlomba-lomba dalam kebaikan.
“Mudah-mudahan terus kompak dan menjaga kebersamaan,” pesannya.
Dimyati juga menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan kedisiplinan. Di bulan ini, seorang muslim harus menjaga kedisiplinan puasa, beribadah mulai dari tarawih dan membaca Al-Quran.
“Ini menjadi latihan disiplin bagi kita semua,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kampoeng Ramadan Masjid Daarussalam Graha Mutiara Permai (GMP) 2, Pujiono Kaspriohadi mengatakan, Kampoeng Ramadan Masjid Daarussalam merupakan pelaksanaan yang kesepuluh kalinya. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antarwarga. Kegiatan yang dilaksanakan dengan menyediakan takjil gratis dan pentas seni.
“Kampoeng Ramadan akan berlangsung selama 22 hari, mulai 23 Februari hingga 12 Maret 2026.Takjil gratis disediakan setiap hari sebanyak 700 porsi,” katanya.
(Red).
Gubernur Banten Andra Soni, Menyalurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat, Pada Kegiatan Safari Ramadan 1447 H, Di Masjid Raya Al - Bantani, Kota Serang, Senin, (23/02/2026).
Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat pada kegiatan safari Ramadan 1447 H perdana yang dilaksanakan di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Senin (23/2/2026). Bantuan diberikan kepada masyarakat termasuk para ustaz, guru ngaji, hingga ke pengurus masjid.
Total bantuan yang diberikan sebesar Rp 233 juta. Diberikan kepada 300 mustahik atau yang berhak mendapatkan zakat dengan total anggaran sebesar Rp 30 juta. Bantuan pendidikan siswa setingkat SLTA sebesar Rp 18 juta, bantuan sarana prasarana dua lembaga pendidikan keagamaan, dua sarana masjid dan musala masing-masing sebesar Rp 20 juta.
Kemudian santunan kepada 10 guru madrasah, 10 guru ngaji, 10 pengurus masjid, 10 pemandi jenazah serta bantuan 2 rumah tidak layak huni (RTLH) masing-masing mendapatkan Rp 50 juta. Terakhir bantuan untuk lima sarana air bersih di Kota Serang dengan total sebesar Rp 75 juta.
Pada kesempatan itu, Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan secara simbolis kepada duafa, marbot, guru ngaji serta bantuan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) A’l Arbain, Kecamatan Curug, Kota Serang.
Andra Soni mengungkapkan, bulan Ramadan merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk saling berbagi dan membantu sesama. Dengan harapan, kita semua mendapatkan keberkahan dari bulan suci ini.
“Mudah-mudahan puasa yang kita jalankan bersama ini selain mendapatkan pahala juga mendapat keberkahannya,” katanya.
Andra Soni menilai, masjid merupakan pusat dari sebuah peradaban. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban kita semua untuk memakmurkannya. Di bulan Ramadan ini, Pemprov Banten bersama DMI (Dewan Masjid Indonesia) serta BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Banten akan melaksanakan safari Ramadan ke seluruh daerah dengan pusat kegiatannya di masjid atau musala.
“Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada DMI dan BAZNAS yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatannya berjalan lancar,” ujarnya.
Terakhir, Andra Soni memberikan pesan kepada pengurus DMI untuk bersama-sama mempercepat proses sertifikasi wakaf tanah masjid atau musala. Beberapa waktu lalu, Pemprov Banten bersama Kementerian ATR/BPN, DMI serta beberapa lembaga keagamaan sudah membuat kesepakatan untuk mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf.
“Di Banten itu ada sekitar lima belas ribu masjid dan musala, sementara yang baru tersertifikasi wakafnya baru mencapai sekitar sembilan ribu. Supaya semuanya selesai dengan cepat, kita harus berkolaborasi,” paparnya.
Ketua DMI Provinsi Banten Bunyamin Hafidz mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Gubernur Andra Soni dengan menggandeng DMI dalam kegiatan safari Ramadan. Hal itu merupakan sebuah kebahagiaan bagi pengurus DMI, karena ini membuktikan kepedulian pemerintah terhadap persoalan sosial yang dihadapi DMI.
“Dari mulai marbot, guru-guru ngaji, pemandi jenazah yang selama ini mereka bekerja hanya dengan modal keikhlasan, tapi ternyata pemerintah begitu peduli dengan memberikan santunan kepada mereka,” katanya.
(Red).
Entry Meeting Pemeriksaan Interim Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah LKPD Provinsi Banten Tahun 2025, Berlangsung Di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis, (19/02/2026).
Gubernur Banten Andra Soni memerintahkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kooperatif dan memberikan data untuk pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Para aparatur diminta siap untuk mempertahankan opini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sebagai daerah dengan pemeriksaan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
"Baru saja kami menyelesaikan kegiatan bersama dengan BPK RI Perwakilan Provinsi Banten untuk kegiatan entry meeting pemeriksaan interim atas laporan keuangan Pemerintah Daerah LKPD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025," kata Andra Soni di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis (19/2/2026).
Gubernur mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan BPK pada proses pemeriksaan keuangan. Ia berharap opini WTP kembali diperoleh pada pemeriksaan keuangan tahun 2025.
“Saya telah sampaikan tadi beberapa poin terkait proses pemeriksaan ini. Intinya adalah bagaimana pemeriksaan ini bisa berjalan dengan lancar dan maksimal," ujarnya.
Sementara, Kepala BPK Perwakilan Banten Firman Nurcahyadi mengatakan, pemeriksaan interim dimulai hari ini hingga tanggal 13 Maret 2026. Pemeriksaan berkala ini dapat diperpanjang waktunya hingga akhir Mei 2026.
Firman menjelaskan, Pemprov Banten akan menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit pada tanggal 30 Maret. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemeriksaan terperinci dan diserahkan kembali dari BPK ke Pemprov Banten pada sekitar tanggal 29 sampai tanggal 31 Mei 2026.
"Ini kegiatan rutin kami melakukan pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Provinsi Banten," paparnya.
(Red).
Gubernur Banten Andra Soni, Hadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Di HS Residence, Situ Gadung, Kabupaten Tangerang, Rabu, (17/02/2026).
Gubernur Banten Andra Soni menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang diselenggarakan di HS Residence, Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (17/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Banten ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memastikan kerukunan antarumat beragama di Provinsi Banten senantiasa terjaga.
“Selamat merayakan Imlek bagi saudara-saudara kita yang merayakan. Tradisi silaturahmi pada hari raya ini telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari identitas masyarakat Banten sejak lama,” ujar Andra Soni di sela-sela acara.
Warisan Harmoni Kesultanan Banten
Andra Soni menekankan bahwa semangat toleransi di Banten memiliki akar sejarah yang kuat sejak masa Kesultanan Banten. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan bangunan ikonik di Kawasan Banten Lama yang masih lestari hingga kini.
“Di Banten Lama, kita bisa melihat bukti nyata sejarah, ada masjid dan vihara yang berdiri berdampingan. Tradisi harmoni ini harus terus kita rawat sebagai fondasi pembangunan daerah,” paparnya.
Beliau juga mengapresiasi kontribusi komunitas Tionghoa, khususnya masyarakat Cina Benteng di Tangerang, yang selama ini telah berkolaborasi dengan sangat baik dalam mendukung program pemerintah dan menjaga kohesi sosial.
Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten dan Tokoh Masyarakat
Senada dengan Gubernur, Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, turut memberikan ucapan selamat kepada masyarakat Tionghoa di wilayahnya. Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Gubernur yang dinilai memberikan suntikan moral bagi warga.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas kehadirannya yang menyejukkan,” tutur Maesyal.
Sementara itu, tokoh masyarakat Tionghoa, Andi Surya, menilai kehadiran para pemimpin daerah ini sebagai wujud nyata praktik pluralisme. Ia berharap semangat kolaborasi ini tidak hanya muncul saat Imlek, tetapi juga pada hari besar agama lainnya.
“Ini adalah ciri pluralisme yang sangat baik. Kami berharap kerukunan ini menjadi modal utama agar kita bisa saling berkolaborasi menyongsong masa depan,” pungkas Andi.
Sekilas Tentang Imlek 2577 Kongzili
Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili merupakan Tahun Kuda Api. Dalam filosofi Tionghoa, Kuda Api melambangkan Semangat Keberanian, Energi untuk menghadapi tantangan,Tekad kuat dalam melangkah maju. Dorongan untuk terus bertumbuh dan berinovasi.
(Red).
Gubernur Banten Andra Soni, Usai Resmikan Pos Kesehatan Merah Putih Di Rangkasbitung, Meninjau Ruang Periksa Pasien Di Pos Merah Putih Di Rangkasbitung.
Gubernur Banten Andra Soni, meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih yang berlokasi di kawasan Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Senin (16/2/2026). Kehadiran pos kesehatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat upaya preventif dan promotif kesehatan bagi masyarakat Banten.
Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan bahwa Pos Kesehatan Merah Putih difokuskan untuk membantu pemerintah dalam mendeteksi dini berbagai penyakit tidak menular (PTM) yang umum di masyarakat.
"Pos ini bertujuan mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan. Fokus utamanya adalah penanganan serta deteksi dini penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes," ujar Andra Soni.
Selain layanan pemeriksaan dasar, ke depannya pos ini akan dilengkapi dengan perangkat deteksi penyakit paru. Operasional pos kesehatan ini dikelola oleh relawan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten serta Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.
Aset Milik Masyarakat
Gubernur menegaskan bahwa meskipun pembangunan dan pengelolaan diinisiasi oleh relawan, fasilitas ini sepenuhnya merupakan aset publik. Ia berharap masyarakat Lebak dapat memanfaatkan serta menjaga fasilitas tersebut dengan baik.
"Ini bukanlah aset kelompok atau organisasi tertentu, melainkan aset masyarakat Banten, khususnya warga Lebak. Kami berharap kehadiran pos ini dapat memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan yang optimal dan mudah dijangkau," pungkasnya.
Perluasan Jangkauan Layanan
Pos Kesehatan Merah Putih kini telah tersebar di beberapa titik strategis di Provinsi Banten guna mendekatkan pelayanan kepada pusat aktivitas masyarakat. Hingga saat ini, sebaran pos meliputi Kabupaten Lebak 1 titik, Kabupaten Tangerang 1 titik, Kota Tangerang Selatan 1 titik, Kota Tangerang 2 titik, Kota Serang 1 titik.
Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif kolaboratif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
(Red).
Gubernur Banten Andra Soni, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, pada Senin (16/2/2026). Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen arus mudik di wilayah Banten.
Gubernur Andra Soni menyatakan bahwa Rakor ini merupakan langkah awal untuk menyelaraskan persepsi dan tindakan antarpemangku kepentingan (stakeholders). “Kunjungan kerja Pak Menteri Perhubungan hari ini fokus pada penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2026. Seluruh pemangku kepentingan terlibat dalam rapat ini sebagai langkah awal koordinasi yang akan terus kami intensifkan ke depannya,” tutur Andra Soni.
Dalam kesempatan yang sama, Menhub Dudy Purwagandhi menekankan bahwa Provinsi Banten memegang peranan krusial dalam peta mudik nasional, khususnya pada sektor penyeberangan. Berbeda dengan arus mudik ke arah timur yang titik tujuannya terpecah ke berbagai kota, arus mudik ke arah barat dari wilayah Jabodetabek akan terkonsentrasi di ujung barat Pulau Jawa untuk menyeberang ke Sumatra.
“Melalui rakor ini, kami berharap penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menilai penyelenggaraan tahun 2025 berhasil dengan baik, dan kami menargetkan pengelolaan tahun 2026 ini harus jauh lebih optimal,” ujar Menhub Dudy.
Strategi Empat Pelabuhan untuk Urai Kemacetan
Sebagai langkah mitigasi kemacetan, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan skema optimalisasi empat pelabuhan di wilayah Banten Pelabuhan Pelindo Ciwandan Difokuskan untuk angkutan kendaraan roda dua dan truk kecil. Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera Disiapkan sebagai jalur alternatif dengan tujuan Pelabuhan Panjang, Lampung. Pelabuhan Penyeberangan Merak Diperuntukkan khusus bagi kendaraan pribadi dan bus. Pelabuhan Bakau Bandar Jaya (BBJ) Bojonegara Melayani kendaraan truk besar.
“Penyediaan empat pelabuhan ini adalah bentuk optimalisasi untuk memecah kepadatan. Dalam kondisi normal, hanya Pelabuhan Merak yang beroperasi secara penuh untuk penyeberangan utama. Pengaturan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Banten,” tambah Dudy.
Infrastruktur Jalan dan Proyeksi Arus Mudik
Terkait infrastruktur darat, Menhub mengungkapkan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum tengah melakukan perbaikan pada sejumlah jalan arteri. Perbaikan jalan tersebut ditargetkan selesai paling lambat pada H-10 Lebaran agar kondisi jalan sudah mulus saat dilalui pemudik. Menhub juga mengapresiasi koordinasi dengan Polda Banten dan Polres Cilegon dalam mengatur alur kendaraan selama masa perbaikan.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, diperkirakan sebanyak 143.915.953 orang akan melakukan perjalanan pada musim Lebaran 2026. Angka ini mendekati data riil pergerakan pada Lebaran 2025 yang mencapai 154.623.632 orang berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD).
Khusus untuk wilayah keluar Jakarta, diprediksi terdapat 3,67 juta kendaraan atau naik 14 persen dari kondisi normal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,96 juta kendaraan diperkirakan akan melintasi Gerbang Tol Cikupa menuju arah barat (Merak).
Pemerintah juga telah menetapkan masa operasional Posko Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari, yang dimulai pada 13 Maret 2026 (H-8) hingga 30 Maret 2026 (H+9).
(Red).
Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Akan Turun Langsung Menjaga Keamanan Dan Ketertiban, Serta Memantau Kondisi Masyarakat Termasuk Mengantisipasi Balap Liar Yang Kerap Meresahkan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan akan hadir langsung menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan 2026. Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, ia akan turun langsung memantau kondisi masyarakat termasuk mengantisipasi balap liar yang kerap meresahkan.
“Kita tidak diam. Kita hadir. Kita akan keliling memastikan stabilitas keamanan selama Ramadan, termasuk melakukan monitor dan tarawih keliling,” ujar Dimyati di Pandeglang, Minggu (15/2/2026).
Pemantauan tersebut mencakup kegiatan menyerap aspirasi masyarakat, kebersihan lingkungan, keamanan, ketertiban umum, hingga kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Ia mengimbau masyarakat, segala bentuk aktivitas yang mengganggu Ramadan, harus segera dilaporkan termasuk balapan liar yang sering terjadi di berbagai daerah.
“Kalau ada yang mengganggu kekhidmatan bulan Ramadan, sampaikan kepada kami,” ucapnya dengan tegas.
Selain itu, Pemprov Banten juga meminta penyesuaian operasional tempat hiburan selama Ramadan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat yang berpuasa. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, serta mencegah potensi gangguan seperti balap liar maupun aktivitas lain yang meresahkan.
“Intinya, kita ingin Ramadan berjalan tertib, aman, dan penuh keberkahan,” ujarnya.
(Red).
COPYRIGHT © BeritaGlobal.co.id