BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

Pemerintahan

Second Slider

Pemerintahan

Pemerintahan

Pemerintahan/block-5

Hukum

Hukum/block-3

Pariwisata

Pariwisata/block-3

Latest Articles

Momentum Idul Adha 1447 H. 144 Hewan Kurban Polda Banten Disalurkan untuk Masyarakat

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Menyaksikan Prosesi Penyembelihan Hewan Kurban, Di Lapangan Tembak Polda Banten, Pada Rabu, (27/05/2026).

Serang – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyerahkan sekaligus menghadiri prosesi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di Lapangan Tembak Polda Banten pada Rabu (27/05).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigen Pol Hendra Wirawan, Ketua Bhayangkari Daerah Banten beserta pengurus Bhayangkari Daerah Banten, serta para Pejabat Utama Polda Banten.


Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Polda Banten menerima sebanyak 144 ekor hewan kurban yang terdiri dari 129 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 ekor sapi dan 2 ekor kambing telah didistribusikan untuk masyarakat dan pihak yang membutuhkan.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha mengandung nilai-nilai kehidupan yang sangat penting, mulai dari keimanan, ketakwaan, keikhlasan, rela berkorban hingga kepedulian sosial terhadap sesama.


“Keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang arti ketaatan kepada Allah SWT serta keikhlasan dalam menjalankan pengabdian,” ujar Kapolda Banten.


Dengan mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Iman, Takwa, Rela Berkorban, Dan Kepedulian Sosial Personel Polri,” Kapolda berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat semangat kebersamaan serta jiwa pengabdian seluruh personel Polri, khususnya Polda Banten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Sebagai anggota Polri, kita tidak hanya dituntut profesional dalam melaksanakan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial, empati, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat di sekitar kita. Nilai-nilai kurban inilah yang menjadi pengingat agar Polri selalu hadir dengan sikap yang humanis, tulus, dan penuh rasa kemanusiaan,” lanjutnya.


Kapolda Banten menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban tersebut merupakan bentuk partisipasi dan kebersamaan dari para Pejabat Utama dan personel Polda Banten serta instansi terkait. Nantinya, daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga besar Polri, fakir miskin, yatim piatu, dan masyarakat sekitar yang kurang mampu.


“Saya berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat berbagi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Karena pada hakikatnya, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” ungkapnya.


Diakhir sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan personel yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan penyembelihan hewan kurban dapat terlaksana dengan baik.


“Semoga seluruh amal ibadah dan pengorbanan yang dilakukan menjadi ladang pahala dan mendapat ridha dari Allah SWT. Mari kita terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengabdian, dan semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga Polri senantiasa hadir sebagai institusi yang dipercaya, dicintai, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Kapolda Banten. (Bidhumas).


(RED).

Terima Audiensi Guru Agama, Tinawati Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Bunda PAUD Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, Menerima Audiensi FKGPAI- TK Provinsi Banten, Selasa, (26/05/2026).

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menerima audiensi Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (FKGPAI-TK) Provinsi Banten bertempat di gedung PKK Provinsi Banten, Kawasan Pusat Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang. Selasa (26/5/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penguatan pendidikan karakter anak prasekolah. 


"Tujuan hari ini terkait bagaimana kita bersilaturahmi, kemudian menyampaikan bagaimana guru pendidikan agama dapat bersama-sama memajukan pendidikan prasekolah," kata Tinawati. 

 

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan prasekolah, khususnya melalui penguatan peran guru pendidikan agama Islam. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menurutnya terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen pendidikan, termasuk FKGPAI-TK dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.


“Tadi juga sudah disampaikan, nanti secara teknis baru kita lihat kembali bagaimana aturan dan regulasinya," ujarnya. 


Sementara itu, Ketua FKGPAI-TK Provinsi Banten Muzayanah menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan Bunda PAUD Tinawati Andra Soni terhadap para guru pendidikan agama Islam tingkat taman kanak-kanak. Ia berharap ada kolaborasi yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dalam pembentukan karakter anak sejak dini.


"Mudah-mudahan pendidikan anak usia dini yang ada di Provinsi Banten ini lebih baik lagi, lebih maju lagi," katanya. (Red).

Hewan Kurban Presiden Prabowo dan Gubernur Andra Soni Disambut Antusias Warga Kreo Tangerang

Gubernur Banten, Andra Soni Usai Laksanakan Salat Ied Idul Adha Di Masjid Al Mubarok Kreo, Kota Tangerang, Menyerahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo Subianto, Kepada Ketua DKM Masjid Al Mubarok.

Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto usai melaksanakan salat ied Idul Adha di Masjid Al Mubarok Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Rabu (27/5/2026). Andra Soni berpesan agar bantuan tersebut dikelola secara baik dan didistribusikan kepada masyarakat.


Bantuan hewan kurban berupa sapi dengan berat sekitar 1,2 ton. Bantuan tersebut diserahkan kepada Mahfud selaku Ketua DKM Masjid Al Mubarok. Andra Soni juga berpesan kepada DKM Masjid Al Mubarok untuk mendistribusikan daging kurban dari Presiden Prabowo kepada masyarakat dengan baik.


“Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah memberikan bantuan hewan kurban sapi kepada masyarakat Banten,” ungkap Andra Soni.


Camat Larangan Kota Tangerang Nasrullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Gubernur Banten Andra Soni atas bantuannya untuk masyarakat. Nasrullah berjanji akan melaksanakan amanat sebaik-baiknya dengan mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat.


Masyarakat Kreo juga menyambut gembira adanya bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat. “Alhamdulillah. Senang, gembira,” kata warga bernama Purwanti (42).


Menurutnya, bantuan pesiden dan gubernur tersebut menambah volume daging kurban di masyarakat. Tambahan hewan kurban akan menambah daya jangkau distribusi daging kurban kepada kaum duafa.


“Akan semakin banyak masyarakat yang menikmati daging kurban. Semoga berkah, semoga makin sukses untuk Pak Prabowo dan Pak Gubernur Andra Soni,” katanya. (Red).

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Turnamen Tenis Perkuat Soliditas Antar Instansi

Polda Banten Menggelar Turnamen Tenis Di Lapangan UH Tennis Center, Di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80.

Serang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Banten menggelar Turnamen Tenis Lapangan yang berlangsung di Lapangan UH Tennis Center, Jalan Miyabon, Lingkungan Cibebek, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Jumat (22/05). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta memperkuat sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten.


Kegiatan pembukaan turnamen dihadiri langsung Gubernur Banten Andra Soni, bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, jajaran pejabat utama Polda Banten, unsur Forkopimda, KONI Provinsi Banten, Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah, serta ratusan peserta dari berbagai instansi di wilayah Banten. Sebanyak 160 peserta turut ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung mulai 22 hingga 26 Mei 2026.


Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten beserta jajaran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan kompetisi, namun juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta membangun semangat persaudaraan dan soliditas antar instansi di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.


Novriadi juga menambahkan bahwa melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini diharapkan hubungan kelembagaan dan komunikasi antar instansi semakin kuat sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.


Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni dalam mengatakan bahwa tenis lapangan bukan sekadar olahraga, namun juga sarana membangun disiplin, sportivitas, dan kebersamaan. “Saya menilai bahwa tenis lapangan bukan hanya sekadar olahraga, namun juga menjadi sarana yang mampu menyatukan semangat disiplin, sportivitas, kebersamaan, dan soliditas antar peserta. Melalui olahraga, kita dapat membangun komunikasi yang baik serta memperkuat hubungan antar instansi,” kata Andra Soni.


Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Banten atas dukungannya terhadap perkembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. “Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten yang telah memberikan dukungan besar terhadap pengembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. Bahkan saya menilai beliau sangat layak disebut sebagai ‘Bapak Tenis Provinsi Banten’ karena kepedulian dan dedikasinya dalam memajukan olahraga tenis di daerah ini,” ungkapnya.


Di kesempatan yang sama, Kapolda Banten menegaskan bahwa turnamen tenis lapangan merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi Polri, namun juga memperkuat sinergitas dan kebersamaan lintas sektor.


“Pelaksanaan turnamen tenis lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda Banten juga menekankan bahwa olahraga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter dan semangat juang. “Olahraga tenis lapangan bukan hanya sekadar ajang kompetisi, namun juga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, semangat juang, dan kerja sama yang baik. Saya berharap kegiatan ini mampu memperkuat kebersamaan dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Banten,” lanjutnya.


Melalui turnamen ini, seluruh peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi semangat fair play serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan solidaritas antar instansi. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud nyata sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah Provinsi Banten. (Bidhumas).


(Red).

Gubernur Andra Soni: Pelayanan Kesehatan Perlu Adaptasi Perkembangan Teknologi

Gubernur Banten Andra Soni, Hadir Pada Seminar Transformasi Digital Layanan Kesehatan Di Indonesia.

Pelayanan kesehatan saat ini tidak bisa lagi bergantung pada pendekatan konvensional. Pelayanan kesehatan perlu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Melalui Program Mobile Klinik, Pemerintah Provinsi Banten ingin program ini mendorong pemerataan kesehatan.


“Pemerintah Provinsi Banten melaksanakan program Mobile Klinik berbasis telemedicine sebagai pelengkap pelayanan kesehatan,” ungkap Andra Soni dalam Seminar Transformasi Digital Layanan Kesehatan di Indonesia. Ballroom Gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jl. Gatot Subroto No. 10, Jakarta, Selasa (19/5/2026).


“Topografi dan kondisi 11 ribu kilometer jalan di luar jalan nasional turut menjadi pertimbangan pelaksanaan program Mobile Klinik,” tambahnya.


Andra Soni mengungkapkan, Provinsi Banten merupakan salah satu daerah dengan jumlah rumah sakit terbanyak. Namun pelayanan kesehatan belum merata karena luasnya wilayah. Melalui Program Mobile Klinik, pelayanan kesehatan bisa semakin terjangkau bagi masyarakat.


Pemprov Banten juga sangat terbuka terhadap hasil riset dari para peneliti BRIN. Sinergi dan kolaborasi dengan para peneliti BRIN, khususnya dalam transformasi digital bidang kesehatan, menurutnya dapat menghasilkan inovasi yang saat ini sudah diterapkan di Banten, yaitu Mobile Klinik berbasis telemedicine.


Dari seminar ini, lanjut Andra Soni, Pemprov Banten mendapatkan beberapa rekomendasi penting. Pertama, mengenai keamanan data medis pasien. Kedua, peningkatan literasi digital baik bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat. Ketiga, inovasi alat kesehatan dalam negeri yang lebih terjangkau namun memiliki standar kualitas tinggi.


“Mari kita jadikan teknologi sebagai alat untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.


Di tempat yang sama, Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Masyarakat BRIN Agus Eko Nugroho mengatakan, pelayanan kesehatan adalah aspek kritikal untuk menyambut Generasi Emas 2045. Transformasi pelayanan kesehatan secara digital juga perlu dibarengi dengan kebijakan birokrasi. Transformasi ini menyangkut isu keamanan nasional khususnya data pribadi dan data rekam medis.


“Transformasi bukan sekadar pengadaan alat tapi peningkatan pelayanan kesehatan. Pengembangan telemedicine ke depan sangat penting untuk pelayanan kesehatan yang inklusif,” pungkasnya.


Sebagai informasi, saat ini program Mobile Klinik Provinsi Banten melayani tiga wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang. Salah satu petugas Mobile Klinik, Apoteker Ijat mengatakan, satu tim Mobile Klinik terdiri dari dokter, dua perawat, apoteker, dan sopir.


“Masyarakat menyambut antusias Mobile Klinik. Pernah melayani 100 orang lebih saat Cek Kesehatan Gratis (CKG). Layanan USG juga disambut antusias para ibu hamil karena layanan ini jarang ada di pedesaan,” ungkap Ijat.


Setiap hari, Mobile Klinik melakukan berkeliling ke sejumlah daerah kecuali pada hari libur. Dinas Kesehatan Kabupaten dan puskesmas akan menentukan lokasi kunjungan. Prioritasnya adalah daerah yang tidak termasuk kategori pelosok, tetapi sulit dijangkau. Misalnya seperti di Desa Cikedung, Kabupaten Serang.


“Mobile Klinik dilengkapi X-ray, USG, dan EKG. Pelayanan dan obat gratis tanpa dipungut biaya,” katanya.


(Adv).

Optimalkan Keamanan Swakarsa, Subdit Polmas Ditbinmas Polda Banten Gelar Pembinaan Pokdarkamtibmas

Subdit Polmas Ditbinmas Polda Banten, Menggelar Kegiatan Pembinaan Kepada Kelompok Sadar Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas), Selasa, (19/05/2026).

Serang – Dalam upaya memperkuat keamanan swakarsa dan meningkatkan sinergitas antara Polri dengan masyarakat, Subdit Polmas Ditbinmas Polda Banten menggelar kegiatan pembinaan kepada Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) pada Selasa (19/05).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Ditbinmas Polda Banten, pengurus Pokdarkamtibmas, serta perwakilan elemen masyarakat. Pembinaan ini bertujuan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Banten.


Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Ditbinmas Polda Banten menyampaikan bahwa Pokdarkamtibmas memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.


“Pokdarkamtibmas merupakan bagian penting dari pengamanan swakarsa yang membantu Polri dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Melalui kegiatan pembinaan ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat serta kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.


Selain mempererat sinergitas, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan sosial di lingkungan masing-masing.


Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional anggota Pokdarkamtibmas di lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sarana kontak secara simbolis berupa jam dinding berlogo Pokdarkamtibmas dan Polri kepada para pengurus yang hadir.


Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, diharapkan Pokdarkamtibmas semakin aktif dan solid dalam membantu tugas kepolisian menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Provinsi Banten. (ADV)

Tinawati Andra Soni Ajak Anak-anak Banten Perkuat Literasi Lewat Mendongeng

Semifinal Festival Storytelling "Suara Nusantara 2026" Berlangsung Di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Sabtu, (16/05/2026).

Bunda Literasi Tinawati Andra Soni mengajak anak-anak di Provinsi Banten untuk mulai membangun budaya dan tradisi membaca sejak dini melalui kegiatan mendongeng. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat literasi dan melestarikan cerita rakyat daerah.


Hal itu disampaikan Tinawati saat membuka semifinal Festival Storytelling “Suara Nusantara 2026” di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Sabtu (16/5/2026).


“Alhamdulillah, hari ini saya sangat bangga dan bahagia karena bisa mengikuti kegiatan Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara 2026,” katanya.


“Tentu saja ini adalah upaya kita bersama dalam memperkuat budaya literasi. Kemudian, kita juga sekaligus mewariskan cerita rakyat, khususnya di Provinsi Banten, yang jumlahnya sangat banyak,” ungkapnya menambahkan. 


Tinawati mengatakan, kegiatan mendongeng menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan minat baca dan memperkuat literasi anak sejak usia dini melalui tradisi bertutur.


“Harapannya tentu saja yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan minat baca, kemudian memperkuat literasi anak-anak kita sejak dini, dan ini juga melalui tradisi bertutur,” ujarnya.


Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari komunitas, sekolah, orang tua, guru, hingga masyarakat luas. Ia juga berpesan kepada anak-anak untuk mulai membiasakan budaya membaca melalui berbagai kegiatan positif, termasuk mendongeng.


“Kegiatan ini adalah upaya kita bersama. Jadi anak-anakku sekalian, adik-adikku, mari kita ikuti seluruh kegiatan dan rangkaian apa pun yang ada di Provinsi Banten," katanya. 


Sementara itu, Managing Director Suara Nusantara Fest Cahaya Manthovani mengatakan peserta Festival Storytelling dari Provinsi Banten tahun ini lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Ia berharap kegiatan Suara Nusantara dapat terus menjangkau berbagai daerah di Indonesia sebelum nantinya dilombakan pada tingkat nasional.


“Luar biasa sekali. Saat saya melihat videonya di Instagram, cara penyampaiannya lebih ekspresif dan saya merasa justru harus lebih banyak belajar dari mereka semua,” katanya.


“Iya, kita mau per daerah dulu, nanti baru dinasionalkan khusus untuk cerita-cerita rakyat,” katanya menambahkan.


(Adv).