Pemerintahan
Pemerintahan/block-5
Hukum
Hukum/block-3
Pariwisata
Pariwisata/block-3
Gubernur Banten Andra Soni, Meninjau Pelaksanaan Proyek Pengendali Banjir Dan Pengerukan Sedimentasi Aliran Sungai Cibanten, Rabu (24/06/2026).
Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan proyek pengendalian banjir sekaligus pengerukan sedimentasi sepanjang 1,5 kilometer di aliran Sungai Cibanten, tepatnya jalur nelayan di Pelabuhan Karangantu, Kota Serang, Rabu (24/6/2026). Upaya pengendalian dan pengerukan tersebut adalah tindaklanjut dari berbagai keluhan masyarakat jika terjadi banjir.
Peninjauan dilakukan bersama Wali Kota Serang Budi Rustandi, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) Dedy Yudha Lesmana, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan serta jajaran dinas terkait.
"Alhamdulillah, melalui koordinasi yang baik antara Pemprov Banten, Pemkot Serang dan Balai C3, program ini bisa dilaksanakan dengan cepat,” kata Andra Soni.
Ia mengungkapkan, proyek ini dilaksanakan setelah menerima berbagai aspirasi dari para nelayan Karangantu saat melakukan audiensi beberapa waktu lalu. Termasuk aspirasi dari masyarakat Kota Serang berkenaan dengan banjir saat musim penghujan.
Andra Soni menjelaskan, pada tahap pertama, penanganan banjir dan normalisasi Cibanten dilakukan sepanjang 1,5 kilometer yang meliputi wilayah muara dan kali di Sukadana yang menjadi titik krusial penyebab banjir di Kota Serang.
“Sedimentasi di jalur nelayan Karangantu ini cukup tebal, diperkirakan mencapai 190 ribu kubik yang akan ditangani. Itu belum termasuk penanganan 80 bangkai kapal nelayan yang sudah puluhan tahun tidak ditangani,” ujarnya.
Di tahap selanjutnya, progres pekerjaan akan lebih ditingkatkan. Berdasarkan proposal yang sudah diajukan ke pemerintah pusat, ada berbagai penanganan lainnya seperti penataan kawasan sepanjang jalur sungai Cibanten, pengoptimalan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan sebagainya.
Untuk memperlancar semua itu, Andra Soni meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan menjaga Cibanten ini. Paling tidak masyarakat tidak membuang sampah di sepanjang aliran sungai.
"Karena itu dampaknya akan menyebabkan banjir,” imbuhnya.
Kepala BBWS C3 Dedy Yudha Lesmana menambahkan, selama ini komunikasi antara balai dengan seluruh pemerintah daerah sangat baik. Pihaknya terus melakukan koordinasi secara intens berkaitan penanganan yang akan dilakukan di sepanjang aliran Cibanten.
“Selain melakukan pengerukan sedimentasi dan penataan RTH, Balai C3 juga akan melakukan penguatan di dua sisi tebing sungai agar tidak terjadi longsor,” paparnya.
(Red).
| Gubernur Banten Andra Soni, Berencana Merelokasi SMAN 3 Rangkasbitung. (Setda Provinsi Banten). |
| Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Menyerahkan Paket Sembako Kepada Masyarakat Kampung Jagabaya, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Pada Selasaa (23/06/2026). |
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, ASDA II Pemkot Serang Yudi Suryadi, Pejabat Utama Polda Banten, Bapak Mohamad Sidik, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat.”
"Tema ini menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian Polri harus memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa kegiatan bedah rumah merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.
"Ketika kita membantu menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan, sesungguhnya kita sedang membantu menghadirkan harapan baru bagi sebuah keluarga," jelasnya.
Lebih lanjut Kapolda menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus hadir dengan kepedulian, empati, serta semangat gotong royong terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
“Kegiatan bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, kita ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan besar dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” lanjutnya.
Irjen Pol Hengki menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PT. Indah Kiat yang telah memberikan dukungan serta berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan bedah rumah tersebut.
“Sinergi yang terjalin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui kerja sama yang baik,” ucapnya.
Polda Banten juga menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Pembangunan rumah bagi keluarga Mohamad Sidik tersebut ditargetkan selesai dalam waktu tiga minggu, sehingga pada bulan Juli 2026 rumah yang lebih layak dan nyaman itu sudah dapat ditempati.
Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengingat bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan bersama akan memberikan manfaat yang besar bagi sesama.
“Kehadiran kita akan menjadi pengabdian terbaik ketika mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya (Bidhumas).
(Red)
Polda Banten Menggelar Kegiatan Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing, Di Rumah Sakit Bhayangkara, Dalam Rangka Menyambut HUT Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026.
Serang – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara Tahun 2026, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Banten, Jalan Raya Serang–Pandeglang KM 2, Kota Serang, Kamis (18/06).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, serta Ketua Bhayangkari Daerah Banten dan pengurus Bhayangkari Daerah Banten.
Sebanyak 25 anak penderita bibir sumbing dari berbagai wilayah di Provinsi Banten yang telah terdaftar mendapatkan layanan operasi secara gratis. Program ini merupakan bagian dari rangkaian bakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Banten sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.
Saat meninjau pelaksanaan operasi, Kapolda Banten menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum peringatan HUT ke-80 Bhayangkara.
“Dalam rangka 80 tahun pengabdian Polri untuk masyarakat pada HUT Bhayangkara ke-80, hari ini Polda Banten melalui Bidokkes Polda Banten melaksanakan operasi bibir sumbing kepada anak-anak yang telah datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten sebanyak 25 orang,” ujar Kapolda Banten.
Menurutnya, operasi bibir sumbing tidak hanya bertujuan memberikan bantuan kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak untuk tumbuh lebih percaya diri dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Mudah-mudahan pelaksanaan operasi ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga yang putra-putrinya mengalami bibir sumbing. Tadi ada cerita bahwa salah satu anak pernah mendapatkan perundungan dari teman-temannya di sekolah hingga merasa minder. Semoga setelah operasi ini mereka tidak malu lagi, mereka menjadi lebih percaya diri untuk menjalani pendidikan maupun kehidupan mereka ke depannya,” ungkapnya.
Kapolda Banten juga berharap di usia ke-80 tahun, Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus memberikan manfaat yang nyata. “Semoga di ulang tahun ke-80 ini Polri semakin Presisi, Polri semakin bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Selain operasi bibir sumbing, Kapolda Banten menjelaskan bahwa masih terdapat berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya yang akan dilaksanakan dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-80, di antaranya donor darah dan khitanan massal yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026.
Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda Banten tidak hanya menghadirkan layanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi anak-anak penyandang bibir sumbing untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui aksi kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Bidhumas)
(Red).
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Memberikan Sambutan Pada Apel Danramil Dan Babinsa Terpusat Korem 064/Maulana Yusuf, Di Selasar Masjid Al Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang.
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap TNI berjuang dan manunggal bersama rakyat Banten. Menurutnya, TNI memiliki soliditas tinggi dan kecintaan terhadap tanah air.
"Sekarang sudah sangat manunggal karena banyak program-program padat karya, program karya bakti, program TMMD, itu kan dengan masyarakat dan kelihatan kan hasilnya lebih bagus, kuantitasnya lebih baik dan kualitasnya lebih handal, lebih tahan nah itu diantaranya,” kata Dimyati saat menghadiri Apel Danramil dan Babinsa Terpusat Korem 064/Maulana Yusuf di selasar Masjid Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Kamis (18/6/2026).
TNI memiliki soliditas yang sangat tinggi dan kecintaan terhadap tanah air yang luar biasa. TNI memiliki tugas menjaga pertahanan negara serta menghadapi berbagai ancaman, baik dari luar maupun dalam negeri.
"Selama ini yang sudah saya rasakan, TNI melakukan itu baik Babinsa termasuk Danramil, kerjasamanya mereka lebih nyaman, lebih tentram," ungkapnya.
Dimyati juga mengapresiasi Panglima TNI, Pangdam III/Siliwangi, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) yang terus mendorong berbagai program TNI agar hadir khususnya di Banten. Ia menceritakan pengalamannya melihat kedekatan TNI dengan masyarakat, baik saat menjadi anggota DPR RI, bupati Pandeglang, maupun sekarang sebagai wakil gubernur.
"Saya lihat mereka dekat dengan masyarakat dan selalu hadir, itu kelebihan mereka” katanya.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf Brigjen Daru Cahyadi Soeprapto mengatakan, penyelenggaraan apel ini adalah momentum untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan tugas yang telah diarahkan oleh pimpinan TNI.
“Kita menyamakan persepsi untuk penjabaran atas perintah tugas yang telah dikembangkan dari pimpinan baik dari Panglima TNI, kemudian Kepala Staf Angkatan Darat, Pangdam III Siliwangi. Sehingga bisa dijalankan dan dijabarkan secara nyata oleh ujung tombaknya yaitu Danramil dan Babinsa,” ujarnya. (Red).
Gubernur Banten Andra Soni, Dampingi Langsung Pengambilan Rapot Putranya Raffiandra Putra, Di Sekolah High/Scope Indonesia Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Kamis (18/06/2026).
Gubernur Banten Andra Soni memberi contoh dukungan Gerakan Ayah Mengambil Rapot (GEMAR) dengan mendampingi langsung pengambilan rapot putranya, Raffiandra Putra, di Sekolah High/Scope Indonesia Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Kamis (18/6/2026).
Andra hadir sebagai seorang ayah dari ketiga putranya. Ia ingin memastikan proses pendidikan anaknya di sekolah berjalan baik. Raffiandra bersama 19 temannya saat ini duduk di kelas 9. Setelah menempuh ujian dan dinyatakan lulus, Raffiandra akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang berikutnya.
Bagi Andra, GEMAR bukan hanya sebuah gerakan serentak, lebih dari itu gerakan ini merupakan pendidikan penguatan karakter anak. Meskipun terlihat sederhana, namun bagi seorang anak dampaknya akan panjang.
"Ini merupakan upaya kita membentuk generasi emas yang didukung oleh keluarga berkualitas," kata Andra.
Menurut Andra, kehadiran ayah pada momen pembagian rapot ini akan terus diingat dan menjadi memori emosional yang membentuk rasa percaya diri yang kuat dengan kedekatan bersama seorang ayah. Gerakan ayah mengambil raport bukanlah tuntutan, melainkan sebuah ajakan.
Oleh karena itu, Andra Soni mengajak kepada seluruh ayah dan orangtua pada umumnya untuk ikut mendampingi anak-anaknya mengambil rapot di sekolah. Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Banten, Andra berharap dapat memberikan edukasi kepada keluarga, kerabat, dan tetangga untuk berpartisipasi dalam gerakan tersebut.
"Ini merupakan simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia, dari yang semula terpusat pada peran ibu menjadi kolaboratif dan setara," pungkasnya.
Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Yuda Ganda Putra yang ikut mendampingi mengapresiasi langkah Gubernur Banten Andra Soni tersebut. Menurutnya, sebagai seorang kepala daerah dan juga ayah, langkah yang dilakukan Andra Soni itu patut kita contoh bahwa tanggung jawab sebagai seorang pemimpin daerah berjalan beriringan dengan tanggung jawab sebagai seorang ayah.
"Keterlibatan orang tua, terutama ayah, dalam kehidupan dan pendidikan anak menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta generasi Banten yang unggul dan berkarakter," pungkasnya.
Pemprov Banten sendiri telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah pada 11 Juni 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan GEMAR di Provinsi Banten.
Gerakan itu ke depan diharapkan bisa dilakukan secara konsisten. Karena perubahan besar tidak selalu dimulai dari kebijakan negara. Kadang, ia dimulai dari hal-hal yang terlihat sederhana, namun mempunyai dampak yang besar. Dan bagi seorang anak, merasa penting di mata ayahnya adalah salah satu hadiah terbesar dalam hidup.
(Red).
| Gubernur Banten Andra Soni, Bersama Siswa-Siswi SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS). |
Empat sekolah di Provinsi Banten termasuk dalam 30 Sekolah Menengah Atas Unggul (SMA) Garuda Transformasi 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. Empat sekolah itu adalah SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), SMA Kharisma Bangsa, SMA Labschool Cirendeu, dan Madrasah Aliyah (MA) Ibad Ar Rahman.
Gubernur Banten Andra Soni mengaku bersyukur atas ditetapkannya empat sekolah di Provinsi Banten termasuk dalam 30 Sekolah Menengah Atas Unggul (SMA) Garuda Transformasi 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. “Alhamdulillah, SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) yang di bawah naungan Pemerintah Provinsi Banten juga ditetapkan menjadi SMA Garuda,” ungkapnya, di Kota Serang, Sabtu (13/6/2026).
“Kita berharap, anak-anak potensial yang ada di Provinsi Banten bisa bersekolah di sana. Kita akan tingkatkan terus kesempatan anak-anak di Provinsi Banten terutama dari keluarga kurang mampu bisa bersekolah di SMA Garuda,” tambah Andra Soni.
Hal senada juga diungkap oleh Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah. “Sekolah Garuda sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Banten,” ucapnya.
“Alhamdulillah sudah ditetapkan empat sekolah yang terintegrasi dan menjadi sekolah Garuda. Sekolah unggulan itu menjadi percontohan dan dibantu oleh pusat maupun daerah,” tambahnya.
Seperti diungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin, Pemerintah Provinsi Banten secara resmi menegaskan kesiapan dan partisipasi aktif dalam agenda strategis nasional melalui program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT).
“Langkah besar ini merupakan manifestasi visi Pemerintah Provinsi untuk mengakselerasi transformasi pendidikan di "Tanah Jawara", sekaligus menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompetitif di kancah global demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkap Jamaluddin.
Menurut Jamaluddin, Program SMA Unggul Garuda Transformasi bukan sekadar inisiatif biasa, melainkan program pengayaan prestisius yang dirancang bagi sekolah dengan rekam jejak akademik unggul. “Program ini bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan berkualitas tinggi yang mampu membimbing putra-putri daerah menembus berbagai perguruan tinggi terbaik dunia,” tegasnya.
“Untuk memastikan kualitas kurikulum dan pembinaan, program ini melibatkan Tim Pakar dari institusi pendidikan ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Nama-nama besar seperti Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd., M.Psi. dan Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, S.Si., M.Si. turut mengawal pengembangan program ini guna memastikan standar internasional tetap terjaga,” papar Jamaluddin.
Secara nasional, lanjutnya, pemerintah menargetkan sebanyak 80 sekolah akan bertransformasi menjadi SMA Unggul Garuda dalam kurun waktu lima tahun (2025-2029). Untuk Provinsi Banten, sebanyak empat (4) satuan pendidikan yang tersebar di Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangsel telah ditetapkan, untuk memulai implementasi pada tahun 2026.
Sebagai informasi, SMA Unggul Garuda Transformasi dirancang untuk mendorong perubahan bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) melalui program-program pengimbasan. Penetapan dilakukan berdasarkan penilaian potensi akademik sebagai parameter utama, selain pemerataan wilayah untuk membuka akses lebih luas. Sekolah model ini menghadirkan ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya generasi muda berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan sains dan teknologi.
SMA Negeri CMBBS berlokasi di Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Sekolah yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten ini diproyeksikan sebagai sekolah unggulan Provinsi Banten. Sekolah yang dilengkapi asrama dan lingkungan pendidikan terpadu ini memadukan pendidikan akademik, kepemimpinan, dan nilai-nilai islami.
SMA Kharisma Bangsa berlokasi di Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Sekolah yang berdiri sejak tahun 2006 ini fokus pada STEM (sain, teknologi, engineering, dan matematika), mempersiapkan siswa ke jenjang perguruan tinggi, dan pendidikan karakter. Sebagian besar siswanya melanjutkan ke perguruan tinggi.
SMA Labschool Cirendeu berlokasi di Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Sekolah yang berdiri pada tahun 2020 ini, sistem, standar, dan budaya merupakan bagian dari SMA Labschool di bawah Yayasan Pembina Universitas Negeri Jakarta. Dengan misi mewujudkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, inovatif, ramah lingkungan, berdaya saing nasional dan internasional.
Madrasah Aliyah (MA) Ibad Ar Rahman berlokasi di Batubantar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. Madrasah ini berada dalam lingkungan Pondok Pesantren Ibad Ar Rahman. Madrasah ini menerapkan kurikulum nasional yang terintegrasi dengan kepondokan.
Penyelenggaraan Sekolah Unggul Garuda berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 20 November 2025. SMA Unggul Garuda sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penyiapan sumber daya manusia unggul.
Penyelenggaraan sekolah ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Dalam penyelenggaraannya, SMA Unggul Garuda terdiri atas SMA Unggul Garuda Baru dan SMA Unggul Garuda transformasi. SMA Unggul Garuda baru adalah SMA Unggul Garuda yang dibangun baru dan dikelola oleh pemerintah pusat dengan kriteria khusus dalam rangka mempersiapkan lulusan dengan kompetensi unggul di bidang sains dan teknologi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik. SMA Unggul Garuda Transformasi adalah SMA Unggul Garuda yang meliputi SMA atau MA yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau masyarakat dengan pengayaan sehingga peserta didiknya dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik.
SMA Unggul Garuda bertumpu pada tiga pilar. Pertama, penyeimbang akses dengan memberikan akses bagi peserta didik dari berbagai latar belakang daerah dan sosial ekonomi untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Kedua, inkubator pemimpin, melalui pembentukan dan penguatan karakter kepemimpinan masa depan Indonesia. Ketiga, prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat, melalui penyediaan pendidikan berkualitas tinggi dan pembinaan peserta didik untuk memiliki jiwa pelayanan dan pengabdian terhadap masyarakat.
SMA Unggul Garuda Transformasi dipilih dari SMA dan MA yang memenuhi kriteria, memiliki akreditasi A, dan memiliki prestasi di tingkat regional, nasional, dan/atau internasional. SMA dan MA ini diberikan pengayaan oleh Kemendiktisaintek meliputi setidaknya program pelatihan manajemen sekolah, pelatihan guru dan tenaga kependidikan, dan pembinaan peserta didik SMA Unggul Garuda Transformasi. (Red).
COPYRIGHT © BeritaGlobal.co.id