Pemerintahan
Pemerintahan/block-5
Hukum
Hukum/block-3
Pariwisata
Pariwisata/block-3
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benyamin Paulus Oktavianus mengapresiasi kecekatan Gubernur Banten Andra Soni terhadap kesehatan warganya. Hal itu terlihat dari capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang sudah jauh melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat dan termasuk yang tertinggi secara nasional.
Tidak hanya Program CKG, capaian temuan dan penanganan tuberkulosis (TBC) di Provinsi Banten juga termasuk yang tertinggi secara nasional. TBC menjadi fokus utama penanganan kesehatan pemerintah pusat karena dampaknya sangat buruk terhadap tingkat produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.
"Ini tahun kedua saya datang ke Provinsi Banten, dan ternyata progresnya begitu cepat dari tahun lalu. Maka dari itu saya sangat mengapresiasi atas kecekatan dan kepedulian Gubernur Banten Andra Soni terhadap kondisi kesehatan warganya," katanya seusai meninjau pelaksanaan Program CKG di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Kamis (20/8/2026).
Sebanyak 450 warga melakukan cek kesehatan dari sembilan kecamatan di Kabupaten Tangerang yang meliputi Kecamatan Sindang Jaya, Gunung Kaler, Kresek, Sukamulya, Jayanti, Balaraja, Cikuya, Cisoka, dan Tigaraksa. Berdasarkan catatan, capaian Program CKG di Provinsi Banten sampai 19 Agustus 2026 mencapai 5.934.010 atau 100,60 persen atau masuk tiga besar capaian tertinggi nasional. Sementara untuk capaian penanganan TBC tertinggi secara nasional mencapai 62,4 persen di atas Provinsi Jawa Barat yang mencapai 57,9 persen, dengan keberhasilan pengobatan mencapai 91 persen.
Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran fisik dan status gizi, cek tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium seperti gula darah dan rontgen. Selain itu, Benyamin melihat kesadaran masyarakat Banten untuk mengikuti Program CKG cukup tinggi. Pemahaman seperti ini, katanya, menjadi modal dasar yang harus terus dipelihara karena tidak semua daerah kondisinya seperti di Provinsi Banten.
"Saya dari kemarin meninjau berbagai kegiatan CKG dan penanganan TBC di Kabupaten Tangerang, ternyata memang antusiasme warganya begitu tinggi, termasuk pelayanan dari nakes-nya juga cukup baik," imbuhnya.
Dikatakan Benyamin, program prioritas Presiden Prabowo ini sebagai bentuk pencegahan yang dilakukan pemerintah agar kualitas kesehatan masyarakat tetap terjaga. Sebagaimana diketahui, saat ini kasus cuci darah, stroke, dan jantung yang begitu tinggi. Hal itu salah satu penyebabnya adalah hipertensi dan diabetes yang tidak terkontrol.
"Dengan mengikuti CKG, masyarakat yang mempunyai riwayat hipertensi dan diabetes bisa langsung ditangani dan diberikan obat, untuk kemudian bisa melakukan pengobatan ke Puskesmas terdekat, jika perlu tindakan lebih lanjut akan ditangani di rumah sakit. Di Banten ini rumah sakitnya sudah bagus-bagus, lengkap, serta gratis," ujarnya.
Di tempat yang sama, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, dirinya bersama seluruh Bupati dan Wali Kota selalu terus mengajak masyarakat Banten untuk melakukan Program CKG. Pasalnya, ia meyakini dengan cek kesehatan standar harapan hidup masyarakat bisa meningkat, salah satunya melalui pengetahuan terhadap kondisi kesehatannya.
"Alhamdulillah, Provinsi Banten sudah melampaui target nasional untuk capaian CKG, yakni mendekati 6 juta warga. Meski demikian, kami akan terus bekerja keras karena kami ingin lebih dari 50 persen warga Banten mengikuti CKG," jelasnya.
Menurut Andra Soni, paradigma pembangunan kesehatan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pengobatan setelah sakit, tetapi lebih menekankan pada promotif dan preventif. Yaitu menjaga masyarakat tetap sehat melalui pola hidup sehat, deteksi dini, serta pengendalian faktor risiko penyakit.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama," katanya. (Red).
| Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Menghadiri Pesta Rakyat Yang Digelar Polres Serang Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Indonesia. |
SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menghadiri pesta rakyat yang digelar Polres Serang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Undar Andir, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis (20/08).
Kehadiran Kapolda Banten di tengah ribuan masyarakat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan kedekatan Polri dengan masyarakat. Warga dari 12 desa di Kecamatan Kragilan turut memeriahkan berbagai perlombaan tradisional, mulai dari balap karung, tarik tambang hingga panjat pinang.
Bagi Irjen Pol Hengki, kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri. Kecamatan Kragilan bukanlah wilayah yang asing baginya. Saat masih menjabat sebagai Kapolsek Kragilan pada 2006, Hengki pernah bersilaturahmi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Undar Andir.
“Ketika saya hadir di sini, saya mengenang masa lalu. Saya pernah bersilaturahmi dengan masyarakat Undar Andir ketika menjabat sebagai Kapolsek Kragilan pada tahun 2006,” ujar Hengki.
Menurutnya, pertemuan kembali dengan masyarakat setelah bertahun-tahun menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat hubungan emosional antara Polri dan warga.
“Saya tidak asing dengan masyarakat Kecamatan Kragilan. Karena itu, kehadiran saya di sini juga menjadi kesempatan untuk kembali bersilaturahmi dan bertemu dengan masyarakat,” katanya.
Hengki menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan membangun hubungan sosial dan kebersamaan bersama warga.
“Pesta rakyat ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini bisa mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan dan kesatuan antarwarga,” tuturnya.
Suasana semakin meriah saat perlombaan panjat pinang dimulai. Tiga batang pinang disiapkan dengan berbagai hadiah di bagian puncaknya. Para peserta tampak bekerja sama dan saling membantu untuk mencapai puncak.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi masyarakat, Kapolda Banten memberikan bonus uang sebesar Rp2 juta kepada masing-masing tim pemenang dari tiga batang pinang tersebut.
Hengki berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan sederhana seperti pesta rakyat dapat terus dipelihara, sehingga hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat dan harmonis.
“Semangat kebersamaan dan persatuan seperti ini harus terus kita jaga. Polri hadir bersama masyarakat, karena keamanan dan persatuan merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (Bidhumas)
(Red).
Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, Di GOR Karang Kitri, Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/08/2026).
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengajak generasi muda melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia. Menurutnya, selain menjadi seni bela diri dan cabang olahraga, pencak silat juga memiliki banyak manfaat dalam membentuk karakter dan kedisiplinan.
"Silat harus terus diwariskan," kata Dimyati Natakusuma dalam sambutannya pada pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, di GOR Karang Kitri, Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/8/2026).
Dimyati mengatakan, pencak silat merupakan seni bela diri dan cabang olahraga dari Indonesia. Mempelajari silat membawa manfaat termasuk membentuk keberanian.
Bagi yang mempelajari, pencak silat tentu melatih kedisiplinan.Orang yang mempelajari silat penuh disiplin dan teratur.
"Bisa memanfaatkan waktu, sehingga berdaya guna," ungkap Dimyati.
Selanjutnya, silat itu membangun karakter yang baik. Membentuk karakter yang sopan, santun dan berakhlakul karimah.
"Membangun kecerdasan emosional yang bagus," tuturnya.
Silat juga membangun keimanan dan ketakwaan seseorang. Silat sangat berhubungan dengan tingkat religiusitas. Salah satunya, ketika akan melaksanakan latihan, seorang atlet mengawalinya dengan berdoa.
"Hati menjadi dekat dengan Allah," ungkapnya.
Silat jiga membangun keberanian pada diri seseorang. Bekal ini tentunya digunakan untuk melakukan kebaikan bukan kejahatan.
"Yang bisa silat memiliki keberanian untuk membela yang benar atau amar makruf nahi mungkar," katanya.
Selanjutnya, menurut Dimyati, silat membangun kesabaran, kekeluargaan dan keikhlasan. Latihan silat membentuk kejiwaan seseorang untuk membangun kesabaran dan keikhlasan.
"Silat menumbuhkan kesabaran, sikap saling menolong alias kekeluargaan dan menumbuhkan hati yang ikhlas," paparnya.
Oleh sebab itu Dimyati berharap, olahraga pencak silat semakin digemari memasyarakat. Termasuk kelompoknya generasi muda dan anak-anak.
"Semoga semakin banyak yang menyelenggarakan turnamen-turnamen pencak silat," katanya.
Ketua Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, Sri Panggung Lestari menjelaskan, kejuaraan diselenggarakan pada 15 - 16 Agustus 2026. Peserta turnamen mencapai 705 orang, terdiri dari 352 laki-laki dan 353 perempuan dan dibagi dalam tiga katagori.
Sri Panggung Lestari mengatakan, Turnamen Nyimas Banten terinspirasi oleh dua tokoh perempuan hebat dari Banten, yakni Nyimas Melati dan Nyimas Gamparan. Keduanya adalah pendekar wanita yang terkenal sangat berani memimpin perlawanan terhadap penjajah Belanda.
"Turnamen pencak silat Nyimas Banten diharapkan melahirkan Nyimas Melati dan Nyimas Gamparan pada masa kini," tutur Sri Panggung Lestari.
Sebagai informasi Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten dibuka Wakil Gubernur Dimyati Natakusuma, ditandai dengan pemukulan gong. Hadir saat itu, anggota Komisi I DPR RI Okta Komala Dewi, Staf Ahli Menko Pangan Irna Narulita Dimyati Natakusumah, Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Provinsi Banten, Ajat Sudrajat, Ketua Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, Sri Panggung Lestari dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang juga Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Tangerang, Aida Hubaedah. (Red).
Gubernur Banten Andra Soni mengajak generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan kreativitas, teknologi, dan intelektualitas. Generasi muda adalah kelompok yang berpotensi membangun karya, inovasi, membuka peluang, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen membangun dengan semangat kolaborasi. Saya mengajak generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan kreativitas, teknologi, dan intelektualitas,” ungkap Andra Soni pada Kirab Merah Putih 2026 dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Elektrik Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Jalan Satria-Sudirman, Kota Tangerang, Minggu (16/8/2026).
Andra Soni mengajak para generasi muda membangun intelektualisme yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Momentum Kirab Merah Putih harus menjadi langkah awal untuk menggapai tujuan Indonesia maju dan bersatu menuju generasi emas.
“Mari kita jaga persatuan, kita perkuat gotong royong. Kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Kita bangun Banten sebagai bagian penting mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Andra Soni.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada Barisan Intelektual Strategi Objektif Indonesia (Bison) Indonesia yang telah menggagas Kirab Merah Putih. Ia menceritakan sepenggal sejarah Peristiwa Lengkong, yang tak jauh dari lokasi kirab. Di peristiwa itu, generasi muda turut berjuang pada awal kemerdekaan. Pada 25 Januari 1946, Mayor Daan Mogot memimpin para taruna (kadet) Akademi Militer Tangerang melucuti atau merebut senjata dari tentara Jepang.
Sementara itu, Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri Aang Witarsa Rofik menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Kirab Merah Putih. Apalagi, acara hari ini digelar dengan melibatkan generasi muda seperti Gen Z dan siswa SMA-SMK.
“Kami sangat mengapresiasi setiap kegiatan yang dirangkai atribut negara bendera merah putih sebagai pemersatu dan pelecut semangat,” katanya.
Sedangkan dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, suasana kemerdekaan yang seperti ini yang dirindukan oleh masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari penjajah, namun hasil perjuangan para pahlawan.
Sachrudin juga berpesan bahwa anak muda adalah pemimpin masa depan. Generasi muda harus berani bermimpi besar.
“Kita mengisinya dengan karya nyata, belajar, dan rasa syukur kepada Allah SWT,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Bison Indonesia Ginka Febrianti mengatakan, Kirab Merah Putih diikuti oleh sekitar 1.000 anak muda. Mereka datang dari berbagai wilayah di Provinsi Banten.
“Generasi muda harus melakukan perjuangan dengan versi yang beda. Berkarya dan berinovasi, menjadi generasi muda yang berani bermimpi besar, berani berbeda, dan bergerak,” ucapnya
Kirab Merah Putih diawali dari Stadion Benteng. Diisi pula dengan marching band, pentas seni debus, serta tari gandrung. Juga dilakukan penyerahan bendera Merah Putih kepada masyarakat.serta deklarasi sikap kebangsaan. (Red).
Pemerintah Provinsi Banten Bersama Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Jaga Pangan, Dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Berkomitmen Memperkuat Ekosistem Ketahanan Pangan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Jaga Pangan dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) berkomitmen bersama-sama memperkuat ekosistem ketahanan pangan, terutama untuk kebutuhan di dalam daerah. Komitmen itu diperkuat dengan pemberdayaan unit usaha ayam petelur, groundbreaking pembangunan budidaya ikan air tawar, dan pengelolaan kandang ayam yang dilaksanakan di Pusat Kawasan Agropolitan (Puskagro), Kampung Pisangan Talang, Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/8/2026).
Satgasus Jaga Pangan merupakan bagian dari program Jaksa Mandiri Pangan yang digagas oleh Jaksa Agung Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejaksaan RI) Reda Manthovani yang hadir bersama Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.
Gubernur Banten Andra Soni berharap, Puskagro di Tangerang dapat diperkuat menjadi kawasan agrobisnis terpadu yang profitable dan memberikan nilai tambah kepada petani. Konsep ini juga dapat direplikasi berbasis komoditas untuk dapat diterapkan di Pandeglang, Lebak, Serang, dan wilayah lain dengan desain berbeda sesuai komoditas unggulan masing-masing.
“Sehingga dengan begitu ekosistem pangan di kita, terjaga dengan baik, termasuk untuk menyuplai kebutuhan ribuan dapur SPPG kita,” katanya.
Menurut Andra Soni, sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan rantai produksi harus terhubung dengan pusat pengolahan, logistik, pembiayaan, pasar, teknologi, perguruan tinggi, BUMD, koperasi, dan industri.
“Itu penting diperhatikan agar rantai pasok kita dari hulu sampai hilir terus terjaga keberlangsungannya dalam jangka panjang yang berkesinambungan,” ujarnya.
Andra Soni menjelaskan, berdasarkan data BPS Provinsi Banten, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi di Banten pada tahun 2025 sebesar 9,60 persen. Momentum ini berlanjut pada triwulan I-2026, ketika sektor tersebut tumbuh 17,88 persen, tertinggi dibanding lapangan usaha lainnya.
“Data itu menunjukkan bahwa sektor pertanian Banten bukan lagi sektor tradisional melainkan menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kita harus mengubah cara pandang terhadap pertanian dari sekadar kegiatan produksi menjadi sektor strategis yang memiliki nilai ekonomi, nilai investasi, dan nilai tambah yang besar,” jelasnya.
Kedepan, lanjut Andra Soni, sinergitas dengan pemangku kepentingan ini harus terus mendorong modernisasi pertanian, penguatan hilirisasi dan rantai pasok. Termasuk untuk peningkatan produktivitas, akses pembiayaan, serta keterlibatan generasi muda agar pertumbuhan sektor pertanian meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian Banten.
“Apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh pihak yang telah menggagas dan mewujudkan kegiatan pada hari ini,” pungkasnya. (Red).
| Penandatanganan Nota Kesepakatan Dalam Rapat Paripurna, Di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat, (14/08/2026). |
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan nota pengantarnya dalam Rapat Paripurna Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027, di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (14/8/2026).
Penyusunan KUA-PPAS berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan tema Pembangunan Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Berintegritas dan Integrasi Ekonomi Domestik dan Global yang Diselaraskan dengan Kebijakan Pemerintah Pusat.
Penyusunan itu bertujuan untuk menyesuaikan kerangka ekonomi makro daerah Tahun 2027 sesuai dengan kondisi terkini sehingga lebih akuntabel, seperti kondisi pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indikator makro lainnya, serta menetapkan asumsi dasar penyusunan APBD Provinsi Banten 2027.
“Sehingga pada akhirnya menjadi rasional dan realistis sebagaimana telah dibahas bersama dan tercantum dalam dokumen KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027,” katanya.
Menurut Andra Soni, ada beberapa hal yang mendapat perhatian dalam pembahasan KUA-PPAS tahun 2027, seperti keselarasan prioritas daerah dengan prioritas nasional. Hal itu mengacu pada amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional.
Kedua, pemenuhan belanja mandatori yang meliputi anggaran pendidikan minimal 20 persen, belanja pegawai maksimal 30 persen, diklat bagi ASN minimal 0,34 persen, pengawasan minimal 0,60 persen dan belanja inftrastruktur pelayanan publik minimal 40 persen.
“Termasuk juga program unggulan gubernur dan wakil gubernur Banten seperti Banten Bagus, Banten Cerdas, Banten Indah, Banten Kuat, Banten Makmur, Banten Melayani, Banten Ramah dan Banten Sehat,” jelasnya.
Untuk itu, Andra Soni menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada unsur pimpinan dan anggota serta Badan Anggaran DPRD Banten yang telah berkenan membahas seluruh rangkaian proses penyusunan rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2027 dari awal sampai dengan ditandatanganinya nota kesepakatan pada hari ini.
“Maka dari itu, masukan dan saran serta beberapa catatan penting yang tertuang dalam berita acara yang telah disampaikan, dapat kami tindak lanjuti guna peningkatan kualitas pelaksanaan APBD tahun anggaran 2027,” katanya. (Red).
Pembukaan Serang Fair 2026, Yang Belangsung Di Kawasan Satdion Maulana Yusuf, Kota Serang, Jumat, (07/08/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menghadiri pembukaan Serang Fair 2026 di Kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Jumat (7/8/2026) malam. Ajang yang menghadirkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersebut diharapkan menjadi etalase produk unggulan daerah sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal.
Serang Fair 2026 digelar pada 7–10 Agustus 2026 di Kawasan Stadion Maulana Yusuf Kota Serang sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Serang. Menghadirkan hiburan melalui penampilan band lokal dan nasional, kegiatan itu menjadi wadah promosi bagi UMKM, industri kecil dan menengah (IKM), serta pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas pasar dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Mewakili Gubernur Banten Andra Soni, Deden menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang secara konsisten menyelenggarakan Serang Fair setiap tahun. Menurutnya, kegiatan ini telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Serang Fair memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Deden.
Deden menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Serang pada 2025 mencapai 5,2 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,7 persen. Capaian tersebut menunjukkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, termasuk penyelenggaraan Serang Fair, mampu mendorong aktivitas ekonomi di Kota Serang.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi berbagai inovasi dan terobosan Pemerintah Kota Serang dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Banten akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang untuk mempercepat pembangunan,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penguatan sektor ekonomi, tetapi juga pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas masyarakat. Beberapa proyek strategis yang tengah berjalan di antaranya peningkatan ruas jalan, pembangunan akses di kawasan Terondol, hingga pembangunan flyover yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Deden juga mengajak masyarakat untuk terus berinovasi, berkarya, dan mengembangkan usaha. Pemprov Banten bersama Pemkot Serang, lanjutnya, akan terus menghadirkan berbagai kebijakan dan program yang mendukung tumbuhnya UMKM serta ekonomi kreatif.
“Jangan ragu untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Deden turut mengajak masyarakat memanfaatkan Serang Fair 2026 sebagai momentum untuk membeli dan menggunakan produk-produk lokal. Menurutnya, keberpihakan terhadap produk UMKM akan memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi yang secara resmi membuka Serang Fair 2026 mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memeriahkan HUT ke-19 Kota Serang.
“Serang Fair menjadi ruang promosi produk unggulan daerah dan penggerak ekonomi masyarakat,” kata Budi.
Ia mengungkapkan, penyelenggaraan Serang Fair pada 2025 berhasil menarik 383.232 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp11,3 miliar. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Serang Fair tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perputaran ekonomi masyarakat.
Budi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan penyelenggaraan Serang Fair 2026 dengan membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk-produk lokal. Dukungan terhadap UMKM, IKM, dan pelaku ekonomi kreatif dinilai menjadi kunci dalam memperkuat perekonomian daerah.
Ia berharap Serang Fair 2026 dapat menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Serang yang maju, berdaya saing, dan sejahtera, sekaligus mendorong UMKM agar terus tumbuh dan berkembang sebagai penopang utama ekonomi daerah. (Red).
COPYRIGHT © BeritaGlobal.co.id