Pemerintahan
Pemerintahan/block-5
Hukum
Hukum/block-3
Pariwisata
Pariwisata/block-3
![]() |
| Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia mensosialisasikan agen PERISAI BPJS Ketenagakerjaan. |
Hal itu disampaikan Eni saat menghadiri kegiatan sosialisasi dan kemitraan sistem keagenan PERISAI BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Saung Ririungan, Kota Serang, pada 5 Oktober 2026.
Menurut Eni, kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan BPJS Ketenagakerjaan semakin tinggi. Namun, masih banyak warga yang belum mengetahui secara menyeluruh manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut.
“Saat ini kebutuhan masyarakat akan BPJS Ketenagakerjaan sangat tinggi, tetapi masih banyak warga yang belum mengetahui manfaatnya. Karena itu, sosialisasi seperti ini penting agar masyarakat semakin memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial,” ujar Eni.
Ia menilai, kehadiran agen PERISAI menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat, terutama pekerja sektor informal dan kelompok pekerja yang belum terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.
Eni juga melihat sistem keagenan PERISAI sebagai peluang usaha yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), sepanjang memenuhi persyaratan dan ketentuan kemitraan yang berlaku.
“Sebagai Camat Curug, saya melihat ini sebagai peluang usaha yang bisa dimanfaatkan oleh pegawai PPPK maupun masyarakat lainnya. Selain berpotensi menjadi sumber penghasilan, mereka juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Lebih lanjut, Eni mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurutnya, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya memberikan perlindungan bagi pekerja, tetapi juga dapat membantu menjaga kondisi ekonomi keluarga ketika terjadi risiko yang tidak diinginkan.
Perlindungan tersebut, antara lain, mencakup manfaat jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian sesuai dengan ketentuan program. Dalam kondisi tertentu, manfaat juga dapat diberikan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
“Warga atau masyarakat memang harus memiliki BPJS Ketenagakerjaan karena program ini memberikan perlindungan dari berbagai risiko saat bekerja. Ahli waris juga bisa mendapatkan santunan apabila peserta meninggal dunia sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Eni berharap, melalui sosialisasi dan kemitraan agen PERISAI, semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus tergerak untuk menjadi peserta.
Ia menegaskan, peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan perlu didukung oleh berbagai pihak agar semakin banyak pekerja dan keluarganya memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko sosial ekonomi.
Dengan demikian, program kemitraan PERISAI diharapkan tidak hanya memperluas akses layanan jaminan sosial, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran perlindungan pekerja di Kota Serang. (ADV)
SERANG – Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Mandala Citra Indah, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (30/10).
Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus membangun komunikasi secara langsung untuk mendengarkan aspirasi, masukan, serta berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakapolda Banten menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter, sikap, dan kebiasaan anak. Oleh karena itu, perhatian, pengawasan, serta keteladanan orang tua sangat diperlukan untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan dan pergaulan.
Wakapolda mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, menyepakati batas waktu beraktivitas di luar rumah, serta mengarahkan mereka pada kegiatan positif seperti mengaji, remaja masjid, olahraga, dan kegiatan kepemudaan.
Menurutnya, pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi online, maupun pengaruh negatif lainnya membutuhkan keterlibatan keluarga dan lingkungan. Anak-anak perlu mendapatkan pendampingan, perhatian, serta keteladanan agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan bertanggung jawab.
“Rumah harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak untuk pulang dan bercerita. Luangkan waktu untuk mendengarkan mereka, berikan nasihat dengan kasih sayang, dan bangun kedekatan dalam keluarga. Anak yang merasa didengarkan dan dihargai akan lebih mudah meminta pertolongan kepada keluarganya ketika menghadapi masalah,” tambahnya.
Wakapolda Banten juga menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat melalui kerja sama dengan tetangga, pengurus RT/RW, pengurus masjid, serta Bhabinkamtibmas. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau gangguan keamanan dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Semangat yang ingin kita wujudkan adalah Polisi Bersama Masyarakat. Polri hadir untuk melindungi dan melayani, sekaligus membangun kerja sama agar setiap keluarga dapat menjalani kehidupan dengan aman dan tenang. Kami juga terbuka terhadap keluhan, kritik, dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten turut menyampaikan bahwa masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 secara gratis apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan terkait gangguan kamtibmas maupun pelayanan anggota Polri melalui saluran pengaduan Kapolda Banten di nomor 0811-1123-9696.
Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, Polda Banten berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat serta tumbuh kesadaran bersama bahwa keamanan lingkungan berawal dari kepedulian keluarga. Dengan sinergi dan komunikasi yang baik, situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Banten dapat terus terpelihara. (Red)
![]() |
| Wali Kota Serang Budi Rustandi dan jajaran menyalurkan seragam sekolah gratis untuk program Serang Cerdas. |
SERANG – Pemerintah Kecamatan Walantaka, Kota Serang, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayahnya melalui implementasi program unggulan "Serang Cerdas".
Program yang digagas oleh Pemerintah Kota Serang ini direalisasikan melalui dua fokus utama, yakni pendaftaran/pendataan program Satu Kelurahan Satu Sarjana serta pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP se-Kecamatan Walantaka.
Camat Walantaka, Muslim Sholeh, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan kepemimpinan daerah demi menekan angka putus sekolah dan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.
"Sesuai dengan instruksi Wali Kota Serang, Bapak Budi Rustandi, kami di Kecamatan Walantaka terus mengawal realisasi program Serang Cerdas secara bertahap. Salah satu prioritas kami adalah memastikan program Satu Kelurahan Satu Sarjana dapat menyasar keluarga yang tepat," kata Muslim Sholeh saat memberikan keterangan, Rabu (28/10).
Muslim menjelaskan, keberadaan program Satu Kelurahan Satu Sarjana diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan memunculkan generasi baru yang terdidik di setiap keluarga yang ada di Kecamatan Walantaka.
Selain program beasiswa perguruan tinggi, pihak kecamatan bersama dinas terkait juga telah merampungkan penyaluran seragam sekolah gratis untuk seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Walantaka.
"Pembagian seragam gratis ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi para orang tua murid di awal tahun ajaran baru. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak di Walantaka yang terkendala bersekolah hanya karena persoalan biaya seragam," tegasnya.
Ia menambahkan, pihak kecamatan terus bersinergi dengan seluruh pihak sekolah dan pemerintah kelurahan agar pendataan calon penerima bantuan pendidikan berjalan tepat sasaran.
"Sesuai penekanan Pak Wali Kota Budi Rustandi, pendidikan adalah investasi masa depan Kota Serang. Kami di tingkat kecamatan siap mengawal seluruh program Serang Cerdas agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga Walantaka," tutup Muslim. (ADV)
![]() |
| Dokter kandungan tengah memeriksa kondisi janin pasien. |
SERANG – RSUD Kota Serang menyediakan layanan Poliklinik Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) untuk membantu perempuan menjaga kesehatan reproduksi, memantau kehamilan, hingga mempersiapkan persalinan. Layanan ini juga menjadi akses konsultasi bagi perempuan yang mengalami berbagai keluhan kesehatan organ reproduksi.
Melalui poliklinik tersebut, pasien dapat berkonsultasi mengenai gangguan menstruasi, nyeri haid berlebihan, keputihan tidak normal, serta keluhan lainnya yang membutuhkan pemeriksaan dokter. Pelayanan diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan medis masing-masing pasien.
Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. A. Humariadi, mengatakan pelayanan Poliklinik Obgyn menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan akses pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan.
Menurutnya, perempuan perlu memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan reproduksi dan tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami keluhan. Pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan sekaligus menentukan penanganan yang tepat.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar lebih peduli terhadap kesehatan diri. Jika mengalami keluhan yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi kesehatan,” ujar Humariadi.
Selain menangani keluhan kesehatan reproduksi, Poliklinik Obgyn RSUD Kota Serang menyediakan pelayanan pemeriksaan dan pemantauan kehamilan. Pemeriksaan secara berkala penting untuk memantau kondisi ibu dan janin, sekaligus membantu tenaga medis mengenali faktor risiko yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Melalui konsultasi dengan dokter, ibu hamil dapat memperoleh informasi mengenai kondisi kehamilan, kebutuhan pemeriksaan lanjutan, serta persiapan menghadapi persalinan. Pelayanan diberikan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kebutuhan masing-masing pasien.
Humariadi menjelaskan, pemantauan kehamilan tidak hanya bertujuan memastikan perkembangan janin, tetapi juga membantu mendeteksi lebih awal kondisi yang berpotensi menimbulkan komplikasi. Dengan pemeriksaan yang tepat, langkah penanganan dapat direncanakan berdasarkan hasil evaluasi medis.
“Pemeriksaan kehamilan secara teratur sangat penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin. Kami berharap ibu hamil dapat mengikuti anjuran pemeriksaan tenaga medis dan segera mencari pertolongan apabila mengalami tanda atau keluhan yang mengkhawatirkan,” katanya.
Gangguan menstruasi, nyeri haid yang berat, dan perubahan keputihan merupakan sejumlah keluhan yang perlu diperhatikan, terutama apabila terjadi berulang, semakin parah, atau disertai gejala lain.
Meski tidak semua keluhan menandakan penyakit serius, pemeriksaan medis dapat membantu memastikan penyebabnya. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan diagnosis sendiri atau mengonsumsi obat tanpa petunjuk tenaga kesehatan yang berwenang.
Kesadaran melakukan pemeriksaan secara berkala menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan reproduksi. Dengan memahami kondisi tubuh dan berkonsultasi ketika diperlukan, perempuan dapat memperoleh penanganan yang lebih sesuai serta mengurangi risiko keterlambatan penanganan masalah kesehatan.
Penguatan pelayanan kesehatan perempuan ini sejalan dengan arahan Wali Kota Serang, Haji Budi Rustandi, agar RSUD Kota Serang terus meningkatkan mutu pelayanan dan memberikan akses kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.
Humariadi menegaskan, rumah sakit berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Upaya tersebut dilakukan melalui pelayanan medis sesuai kebutuhan pasien serta pemberian informasi kesehatan agar masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan deteksi dini.
Ia berharap keberadaan Poliklinik Obgyn dapat membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan dan konsultasi kesehatan perempuan secara lebih mudah. Dengan dukungan tenaga medis dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, kualitas hidup perempuan diharapkan dapat terus meningkat.
RSUD Kota Serang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia sesuai kebutuhan. Perempuan yang mengalami keluhan kesehatan reproduksi maupun membutuhkan pemantauan kehamilan dapat berkonsultasi dengan tenaga medis untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Melalui pelayanan Poliklinik Obgyn, RSUD Kota Serang berkomitmen mendukung kesehatan perempuan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Serang.
(ADV)
![]() |
| Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Camat Walantaka Muslim Sholeh mengunjungi warga. |
SERANG – Pemerintah Kecamatan Walantaka, Kota Serang terus bergerak aktif memasyarakatkan pola hidup sehat melalui berbagai program layanan kesehatan masyarakat. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk realisasi program "Serang Sehat" yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Serang.
Camat Walantaka, Muslim Sholeh, menyampaikan bahwa implementasi program Serang Sehat di wilayahnya berjalan secara konsisten dan terintegrasi melalui sejumlah kegiatan utama di tengah masyarakat.
"Sesuai dengan arahan dan instruksi Wali Kota Serang, Bapak Budi Rustandi, kami di tingkat kecamatan berkomitmen penuh untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal dan langsung menyentuh masyarakat," ujar Muslim Sholeh saat ditemui, Rabu (28/10).
Muslim menjelaskan, salah satu agenda rutin yang mengikutsertakan partisipasi aktif warga dan aparatur kecamatan adalah kegiatan senam bersama setiap hari Jumat. Kegiatan senam segar ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Selain senam rutin bulanan/mingguan, Kecamatan Walantaka juga memaksimalkan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di setiap kelurahan. Melalui Posyandu, pemantauan tumbuh kembang anak, kesehatan ibu hamil, serta pemberian gizi seimbang terus dipantau secara berkala guna mencegah stunting.
Tak hanya pencegahan, pihak kecamatan bersama tenaga kesehatan setempat juga memberikan layanan pendampingan pengobatan bagi warga yang mengalami sakit kronis atau membutuhkan rujukan penanganan medis lebih lanjut.
"Kami memastikan hadir di tengah warga, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan pengobatan hingga tuntas. Sesuai intruksi Pak Wali Kota Budi Rustandi, kesehatan warga adalah prioritas utama demi mewujudkan Kota Serang yang sehat dan sejahtera," pungkasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan partisipasi warga, Kecamatan Walantaka optimistis program "Serang Sehat" dapat terwujud secara merata di seluruh pelosok wilayah. (ADV)
![]() |
| Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Camat Curug Eni Sudaryani menyalurkan bantuan RTLH. |
SERANG – Pemerintah Kota Serang terus berupaya membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak. Atas arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi, Camat Curug Eni Sudaryani mengawal penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan.
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Aminah, warga Lingkungan Kadaraha, RT 011/RW 004, Kelurahan Cipete, Kecamatan Curug, Kota Serang. Bantuan ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi rumah Aminah agar lebih aman dan nyaman untuk ditempati bersama keluarganya.
Eni Sudaryani mengatakan, program RTLH merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang masih tinggal di rumah dengan kondisi rusak dan membutuhkan perbaikan. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Provinsi Banten.
Menurut Eni, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama warga yang kondisi rumahnya sudah mengganggu aktivitas sehari-hari. Rumah yang rusak dan bocor saat hujan tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi keamanan penghuni.
“Kalau hujan bocor di mana-mana, tentu untuk tidur saja susah. Dengan adanya bantuan ini, Pak Wali Kota berharap Ibu Aminah dan keluarganya bisa kembali tidur dengan nyenyak dan tinggal dengan lebih nyaman,” kata Eni, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan RTLH dilakukan secara bertahap karena masih ada warga lain di Kecamatan Curug yang mengajukan bantuan serupa. Pemerintah perlu memproses pengajuan berdasarkan data yang masuk serta mempertimbangkan kondisi kerusakan rumah.
“Semua warga yang masuk dalam program RTLH akan mendapatkan bantuan. Hanya saja, pelaksanaannya harus bergiliran karena ada antrean. Data yang masuk lebih dahulu akan diproses terlebih dahulu, dengan mempertimbangkan kondisi rumah, terutama yang kerusakannya cukup parah,” ujarnya.
Eni berharap, bantuan yang diterima Aminah dapat membawa perubahan nyata bagi kehidupan keluarganya. Perbaikan rumah diharapkan membuat keluarga tersebut dapat beristirahat dengan lebih tenang dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
Ia menegaskan, Kecamatan Curug akan terus mengawal pelaksanaan program pemerintah agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi agar kebutuhan dasar masyarakat, termasuk tempat tinggal yang layak, mendapat perhatian.
“Pak Wali Kota tidak ingin lagi ada warga yang kesusahan di bawah kepemimpinannya. Karena itu, kami di kecamatan ikut mengawal agar program bantuan pemerintah bisa dirasakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Eni juga berharap program RTLH dapat terus berlanjut sehingga warga lain yang rumahnya belum layak huni memiliki kesempatan untuk mendapatkan bantuan perbaikan. Dengan demikian, semakin banyak keluarga yang dapat tinggal di rumah yang aman dan nyaman.
Pemerintah Kecamatan Curug turut mengimbau warga yang membutuhkan bantuan agar memastikan data pengajuan dan kondisi rumah tercatat dengan baik. Data tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses pengajuan bantuan berikutnya.
Melalui program RTLH, Pemerintah Kota Serang bersama Pemerintah Provinsi Banten diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki rumahnya. (ADV)
SERANG – Camat Curug, Eni Sudaryani, mengawal penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan. Pengawalan dilakukan sejak laporan diterima hingga proses perbaikan rumah selesai, guna memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat.
Salah satu penerima bantuan tersebut berada di Kampung Nagreg, Kelurahan Curug, Kecamatan Curug, Kota Serang, Jumat (23/10/2026). Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memperbaiki kondisi rumah agar menjadi lebih layak dan aman untuk ditempati.
Eni mengatakan, bantuan RTLH di Kecamatan Curug berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBD Provinsi Banten, APBD Kota Serang, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), hingga bantuan pribadi Wali Kota Serang Budi Rustandi.
Menurutnya, besaran bantuan yang diterima setiap keluarga berbeda-beda, yakni mulai dari Rp5 juta, Rp10 juta, hingga Rp20 juta. Nilai tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah dan kebutuhan perbaikan.
“Besarannya berbeda-beda, ada yang Rp5 juta, Rp10 juta, sampai Rp20 juta, tergantung kerusakan yang ada,” ujar Eni.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan laporan yang masuk dari masyarakat. Pemerintah kecamatan bersama kelurahan menindaklanjuti laporan tersebut untuk disampaikan kepada Wali Kota Serang atau bagian kesejahteraan rakyat (Kesra).
Laporan dapat disampaikan melalui ketua RT, RW, maupun masyarakat yang mengetahui adanya warga dengan kondisi rumah memprihatinkan dan membutuhkan bantuan.
Eni menegaskan, proses pengajuan bantuan tidak selalu harus menunggu warga masuk dalam daftar usulan sebelumnya. Apabila ditemukan warga yang benar-benar membutuhkan, laporan akan ditindaklanjuti agar dapat memperoleh perhatian dan bantuan.
“Kalau memang perlu dibantu, Bapak Wali Kota akan membantu,” katanya.
Dalam menentukan penerima bantuan, kondisi rumah menjadi salah satu pertimbangan utama. Rumah yang diusulkan harus benar-benar tidak layak huni secara keseluruhan, bukan hanya mengalami kerusakan pada bagian tertentu, seperti dapur. Selain itu, rumah tersebut harus ditempati oleh warga yang membutuhkan bantuan, terutama keluarga yang sudah tidak mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Eni menyebut pihak kecamatan ikut mengawal prosesnya secara berkelanjutan. Pengawasan tidak berhenti ketika bantuan diberikan, tetapi juga dilakukan hingga rumah penerima selesai diperbaiki.
“Caranya tentu kita kawal mulai dari pelaporan, sampai mendapatkan bantuan, kemudian ketika rumahnya diperbaiki juga tetap kita kawal,” ungkapnya.
Terkait jumlah keseluruhan penerima bantuan RTLH sepanjang 2026, Eni belum merinci angka pasti. Namun, ia menyebut penyaluran bantuan telah menjangkau sejumlah kelurahan di Kecamatan Curug, di antaranya Curug Manis, Cipete, Curug, Cilaku, Pancalaksana, Kamanisan, Sukawana, dan Sukalaksana.
Eni mengakui, masih dimungkinkan terdapat rumah warga yang membutuhkan perbaikan tetapi belum tersentuh bantuan. Karena itu, peran masyarakat, RT, dan RW sangat diperlukan untuk membantu pemerintah mengidentifikasi warga yang membutuhkan.
“Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan bantuan masyarakat, RT, dan RW untuk memberikan laporan apabila ada warga yang rumahnya memang membutuhkan bantuan,” jelasnya.
Eni menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Serang Budi Rustandi atas perhatian terhadap warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah. Menurutnya, dukungan dari berbagai sumber sangat berarti bagi keluarga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.
“Dari mana pun sumber bantuannya, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Serang yang sudah sangat memperhatikan kebutuhan warganya, sehingga mereka bisa tersenyum bahagia,” ujarnya. *
COPYRIGHT © BeritaGlobal.co.id