Pemerintahan
Pemerintahan/block-5
Hukum
Hukum/block-3
Pariwisata
Pariwisata/block-3
![]() |
| Polda Banten Kerahkan 200 Personel Gabungan Amankan Laga Dewa United vs Persita. |
SERANG – Polda Banten bersama Polresta Serang Kota mengerahkan sebanyak 200 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2026/2027 antara Dewa United Banten FC melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Selasa (03/11).
Ratusan personel gabungan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area VIP, jalur penonton, pengaturan lalu lintas, hingga tim evakuasi dan kesehatan. Pengamanan melibatkan unsur Polda Banten, Polresta Serang Kota, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabagops Polresta Serang Kota Kompol Andi Suherman. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola bukan merupakan kegiatan rutin, melainkan harus dilaksanakan berdasarkan analisis intelijen, evaluasi pengamanan sebelumnya, serta potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lapangan.
“Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab sesuai ploting masing-masing. Setiap pergerakan harus berdasarkan komando yang jelas, dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan kesatuan tindakan agar situasi tetap terkendali,” tegas Kompol Andi Suherman.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan para perwira pengendali dalam memonitor perkembangan situasi secara langsung. Setiap informasi mengenai potensi gangguan keamanan harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi berjenjang, sehingga personel dapat bergerak cepat dan tepat sesuai tingkat eskalasi di lapangan.
Selain itu, pengamanan pintu masuk stadion diperketat melalui pemeriksaan tiket, barang bawaan, serta screening dan body checking secara berlapis. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya penonton tanpa tiket maupun barang-barang yang dilarang, seperti senjata tajam, benda berbahaya, flare, korek api, dan benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.
Pengaturan penempatan personel juga disesuaikan dengan pola pengamanan yang telah dievaluasi. Personel Brimob dan Samapta disiagakan pada titik-titik strategis untuk memperkuat pengamanan pintu masuk, area luar stadion, serta mengantisipasi kemungkinan peningkatan eskalasi gangguan keamanan.
Pengaturan arus kendaraan dan area parkir turut menjadi perhatian guna memastikan pergerakan penonton tetap tertib dan tidak menghambat akses petugas maupun jalur evakuasi. Sementara itu, akses keluar-masuk pemain, ofisial, dan tamu VIP diatur secara terpisah dari jalur penonton.
Kompol Andi Suherman mengingatkan seluruh personel agar senantiasa disiplin, responsif, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta setiap unsur pengamanan menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan serta menghindari tindakan individual di luar komando.
Melalui pengamanan terpadu tersebut, Polda Banten bersama Polresta Serang Kota berkomitmen memastikan pertandingan Dewa United Banten FC melawan Persita Tangerang berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga para pemain maupun suporter dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.(Red)
![]() |
| RSUD Kota Serang berkolaborasi dengan Untirta. |
Penetapan tersebut menjadi langkah untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis melalui pengalaman praktik klinis secara langsung di lingkungan rumah sakit. Kerja sama ini juga diharapkan memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. A. Humariadi, mengatakan keterlibatan rumah sakit sebagai jejaring praktik PPDS merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Menurutnya, rumah sakit memiliki peran penting tidak hanya dalam memberikan pelayanan kepada pasien, tetapi juga mendukung proses pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga medis.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap RSUD Kota Serang dapat menjadi tempat pembelajaran klinis yang mendukung peningkatan kompetensi peserta PPDS. Dengan begitu, mereka memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan dan pengalaman dalam menangani berbagai kasus kesehatan sesuai bidang spesialisasi,” ujarnya.
Humariadi menjelaskan, kegiatan praktik klinis dapat menjadi sarana bagi peserta PPDS untuk mengembangkan kompetensi profesional, keterampilan medis, serta kemampuan mengambil keputusan berdasarkan kondisi pasien.
Selain itu, kolaborasi dengan Untirta diharapkan membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengembangan ilmu kedokteran. Sinergi antara tenaga medis dan institusi pendidikan juga dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit.
Ia menegaskan, pengembangan pendidikan kedokteran tersebut tetap harus mengutamakan keselamatan pasien dan mutu pelayanan. Seluruh kegiatan praktik klinis harus dilaksanakan sesuai standar profesi, ketentuan pendidikan kedokteran, serta aturan yang berlaku.
Upaya tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Haji Budi Rustandi agar RSUD Kota Serang terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Keberadaan RSUD Kota Serang sebagai rumah sakit jejaring praktik PPDS diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan dokter spesialis. Peserta didik dapat memperoleh pengalaman klinis, sementara rumah sakit memiliki kesempatan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pelayanan dan penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi kedokteran.
Humariadi berharap kerja sama dengan Untirta dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas tenaga medis.
“Harapan kami, sinergi ini tidak hanya mendukung proses pendidikan dokter spesialis, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pengembangan pelayanan kesehatan. Keselamatan pasien dan kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, RSUD Kota Serang berkomitmen mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan kedokteran sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Dengan demikian, kolaborasi antara RSUD Kota Serang dan Untirta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan kedokteran serta masyarakat Kota Serang dan sekitarnya. (ADV)
SERANG — Pemerintah Kota Serang terus mendorong masuknya investasi baru dengan menawarkan sejumlah peluang usaha kepada calon investor. Salah satunya melalui dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) Industri Pengolahan Tepung Ikan yang telah disiapkan dan dipromosikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang.
Upaya tersebut dilakukan sesuai arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi yang mendorong pengembangan potensi daerah dan peningkatan investasi untuk menggerakkan perekonomian serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Kepala DPMPTSP Kota Serang, Dulbarid, mengatakan penawaran IPRO menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkenalkan peluang usaha kepada dunia investasi. Melalui dokumen tersebut, calon investor dapat memperoleh informasi mengenai potensi proyek dan berbagai aspek pendukung sebelum mengambil keputusan untuk menanamkan modal.
Industri Pengolahan Tepung Ikan menjadi salah satu peluang investasi yang ditawarkan karena memiliki potensi pengembangan usaha berbasis sumber daya perikanan. Sektor ini juga berpeluang mendukung rantai industri pangan dan pakan ternak, sekaligus membuka kegiatan ekonomi baru di Kota Serang.
Dulbarid menjelaskan, pemerintah daerah terus memperkenalkan peluang tersebut kepada calon investor melalui berbagai kegiatan promosi dan perluasan jejaring kerja sama. Ketertarikan investor terhadap proyek ini mulai terlihat sehingga komunikasi dan tindak lanjut penjajakan terus dilakukan.
Selain menyiapkan dokumen peluang investasi, DPMPTSP Kota Serang aktif mempromosikan potensi daerah. Pada Juli lalu, DPMPTSP turut mempromosikan IPRO Industri Pengolahan Tepung Ikan dan potensi daerah Kota Serang dalam Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan untuk memperluas jejaring kerja sama.
Menurut Dulbarid, promosi investasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar potensi yang dimiliki Kota Serang semakin dikenal oleh pelaku usaha. Terlebih, Kota Serang memiliki sejumlah peluang pengembangan bisnis di sektor perdagangan, jasa, kuliner, perhotelan, serta berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat.
Kedudukan Kota Serang sebagai pusat pemerintahan Provinsi Banten juga menjadi salah satu nilai strategis bagi dunia usaha. Aktivitas pemerintahan dan pertumbuhan pasar perkotaan membuka peluang bagi pengembangan berbagai sektor bisnis.
Dari sisi pelayanan, Pemkot Serang mengusung Serang One Stop Services (SOSS) sebagai pendekatan pelayanan perizinan yang terintegrasi. Penerapan sistem perizinan berusaha melalui Online Single Submission (OSS) juga menjadi bagian dari upaya memberikan kemudahan akses bagi pelaku usaha sesuai ketentuan yang berlaku.
Dulbarid menambahkan, promosi peluang investasi perlu didukung pelayanan perizinan yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi pelaku usaha. Dengan demikian, calon investor dapat memperoleh informasi sekaligus menindaklanjuti rencana bisnisnya di Kota Serang.
Masuknya investasi diharapkan memberikan dampak langsung maupun tidak langsung bagi masyarakat. Selain membuka lapangan kerja, kegiatan usaha baru juga berpotensi mendorong pertumbuhan usaha pendukung dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.
Melalui promosi IPRO Industri Pengolahan Tepung Ikan, Pemkot Serang berharap semakin banyak investor yang tertarik menjajaki peluang usaha di Kota Serang. Langkah ini sekaligus menjadi upaya mendorong pengembangan sektor industri dan memperkuat pertumbuhan ekonomi Kota Serang secara berkelanjutan. (ADV)
![]() |
| Pemprov Banten Bidik Potensi Ekonomi Syariah. |
Pemprov Banten Bidik Potensi Ekonomi Syariah, Wagub Dimyati Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen penuh untuk memperkuat peran KDEKS di wilayahnya.
Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat membuka Rapat Koordinasi KDEKS Provinsi Banten di Aula Bappeda Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (3/11/2026). Menurutnya, KDEKS memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian daerah, terutama di sektor ekonomi syariah.
Peran tersebut harus dioptimalkan karena pembangunan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan oleh Pemprov Banten semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pemangku kepentingan, akademisi, media, dan masyarakat harus diwujudkan,” ujar Wagub Dimyati.
Wagub Banten berharap KDEKS mampu menjadi motor penggerak perputaran ekonomi Banten. Ia mencontohkan penerapan ekonomi syariah di Malaysia yang terbukti mampu meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) negaranya.
“Saya berharap, melalui sinergi bersama, semua itu dapat kita wujudkan. Terlebih lagi, Banten sudah memiliki modal utama dalam menerapkan ekonomi syariah, yakni kondisi sosial dan perekonomian daerahnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Harian KDEKS Provinsi Banten, Siti Ma’rifah, menambahkan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kekuatan ekonomi syariah di Indonesia. Potensi tersebut sangat luas, meliputi aspek demografis dan geografis, serta ekosistem halal seperti wisata, kuliner, mode (fashion) muslim, ekosistem pesantren, keuangan, pembayaran digital, hingga gaya hidup halal.
“Sistem ekonomi syariah merupakan hal yang harus kita hadirkan bagi masyarakat Banten yang dikenal religius. Nilai-nilai keadilan dan kejujuran di dalamnya menjadi modal utama kita,” tuturnya.
Menurut Ma’rifah, seluruh program KDEKS terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah, serta sejalan dengan program strategis dan prioritas pemerintah.
“Kami akan terus bergerak untuk menyosialisasikan dan menerapkan ekonomi syariah di Provinsi Banten,” pungkasnya.(Red)
![]() |
| Wali Kota Serang Budi Rustandi didampingi Camat Walantaka Muslim Sholeh menyalurkan bantuan RTLH. |
SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah membantu warga berpenghasilan rendah agar memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.
Di Kecamatan Walantaka, bantuan RTLH diberikan kepada sejumlah warga yang membutuhkan. Program tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi rumah yang mengalami kerusakan dan belum memenuhi standar kelayakan.
Camat Walantaka, Muslim Sholeh, mengatakan program bantuan RTLH merupakan bentuk perhatian Pemkot Serang terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya warga yang masih membutuhkan dukungan untuk mendapatkan hunian yang layak.
Menurut Muslim, program tersebut juga sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi yang terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.
"Program bantuan RTLH ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Serang terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Wali Kota Serang atas perhatian dan arahannya sehingga program peningkatan kualitas hunian masyarakat dapat terus dilaksanakan," ujar Muslim Sholeh.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kecamatan Walantaka turut mendukung pelaksanaan program melalui koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan pihak terkait. Koordinasi dilakukan mulai dari pendataan calon penerima hingga pemantauan pelaksanaan bantuan.
Langkah tersebut dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan.
Muslim berharap program RTLH tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
Menurut dia, rumah yang layak menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung kesehatan dan kenyamanan keluarga. Lingkungan tempat tinggal yang lebih baik juga diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Pemerintah Kecamatan Walantaka turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat dinilai penting agar program peningkatan kesejahteraan dapat berjalan optimal.
Muslim berpesan agar warga penerima bantuan memanfaatkan dukungan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga meminta masyarakat menjaga dan merawat rumah yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dirawat dengan penuh tanggung jawab. Semoga hunian yang lebih layak dapat memberikan kenyamanan, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, serta membawa manfaat bagi masyarakat," tutupnya.
Melalui program RTLH, Pemkot Serang diharapkan dapat terus memperluas upaya peningkatan kualitas permukiman. Dengan hunian yang lebih layak, masyarakat tidak hanya mendapatkan tempat tinggal yang aman, tetapi juga memiliki lingkungan yang lebih mendukung kehidupan keluarga dan kesejahteraan sosial. (ADV)
![]() |
| Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Camat Walantaka Muslim Sholeh meresmikan proses betonisasi jalan di Kecamatan Walantaka. |
Menurutnya, pelaksanaan pembangunan tersebut sejalan dengan arahan Bapak Wali Kota Serang, Budi Rustandi yang memberikan perhatian terhadap peningkatan infrastruktur hingga ke wilayah kecamatan dan kelurahan.
"Atas arahan Bapak Wali Kota Serang, pembangunan infrastruktur jalan terus menjadi perhatian pemerintah. Kami di tingkat kecamatan turut mengawal dan berkoordinasi agar kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan program yang tersedia," ujar Muslim.
Ia menjelaskan, sejumlah lokasi di Kecamatan Walantaka telah mendapatkan perhatian melalui program pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, baik yang bersumber dari APBD Kota Serang maupun melalui dukungan program CSR.
Adapun beberapa lokasi tersebut meliputi:
1. Kelurahan Pabuaran: Peningkatan jalan melalui betonisasi yang bersumber dari APBD Kota Serang.
Kelurahan Teritih: Peningkatan infrastruktur melalui pekerjaan betonisasi dan pengaspalan hotmix yang bersumber dari APBD Kota Serang.
2. Kelurahan Pageragung: Pembangunan infrastruktur jalan melalui dukungan APBD Kota Serang.
3. Kelurahan Pengampelan: Peningkatan infrastruktur jalan melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL/CSR).
Pemerintah Kecamatan Walantaka berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar aktivitas sehari-hari, memudahkan akses pendidikan, mendukung distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas perekonomian warga.
Muslim juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan," tutupnya. (ADV)
COPYRIGHT © BeritaGlobal.co.id